CERMIN: Nanti Kita Cerita tentang Perceraian Ini
Sabtu, 23 Desember 2023 - 07:52 WIB
loading...
Layangan Putus the Movie mengisahkan proses percaraian Kinan dan Aris serta luka yang dirasakan anak tunggal mereka. Foto/MD Pictures
A
A
A
JAKARTA - Tahun 1979. Film Kramer vs Kramer dirilis dan kita belajar bahwa perceraian tak hanya menyakitkan dua belah pihak tapi tiga pihak sekaligus.
Ketika dirilis di bioskop, beberapa iklan dari film Kramer vs Kramer mengagetkan publik. Tagline “there are three sides to this love story” terasa seperti menyiratkan bahwa ini adalah sebuah film tentang keluarga bahagia padahal yang kelak kita tonton di bioskop adalah kisah tentang kehancuran sebuah rumah tangga yang diiringi hujan airmata.
Namunsekaligus Kramer vs Kramer menyadarkan kita pula bahwa dalam perceraian tak hanya dua pihak tersakiti tapi bisa tiga pihak atau lebih. Dalam Layangan Putus the Movie, sosok anak diberi ruang lebih untuk memperlihatkan betapa buruknya efek perpisahan orang tua terhadap kondisi mental mereka.
Baca Juga: CERMIN: Leonard Bernstein dan Bradley Cooper Menantang Kenyamanan Diri
Di tengah masih tegangnya hubungan Aris dan Kinan, Raya seperti pelanduk di tengah dua gajah yang sedang bertarung entah sampai kapan. Seperti masih belum cukup rumit, perempuan yang menghancurkan rumah tangga Aris dan Kinan bernama Lydia segera menjadi istri sah dari ayah Raya. Oleh karena itu, hati anak kecil mana yang tak akan gundah dan terus menerus resah berada di tengah situasi tak mengenakkan seperti itu?
Penulis skenario Oka Aurora bisa jadi berharap bahwa penonton film Layangan Putus the Movie juga sudah menonton serial dramanya yang langsung viral ditonton 15 juta kali pada hari pertama rilisnya di WeTV. Saya tak termasuk dalam bagian dari 15 juta pemirsa tersebut.
![CERMIN: Nanti Kita Cerita tentang Perceraian Ini]()
Foto: MD Pictures
Namun Oka membuat kita mudah mengikuti kisah ini, yang bertutur dengan cukup lancar meski saya tak mendapat gambaran cukup tentang latar belakang karir Aris dan Kinan. Juga seburuk apa hubungan mereka saat masih terikat dalam pernikahan.
Tapi mungkin juga saya tak terlalu hirau dengan background story Aris dan Kinan karena saya lebih tertarik melihat sosok anak yang tak bersalah yang menjadi korban dalam perceraian orang tuanya. Raya diperankan dengan cemerlang oleh aktris cilik Graciella Abigail yang sebelumnya juga bermain sama cemerlangnya dalam film ulang buat, Miracle on Cell No 7.
Ketika dirilis di bioskop, beberapa iklan dari film Kramer vs Kramer mengagetkan publik. Tagline “there are three sides to this love story” terasa seperti menyiratkan bahwa ini adalah sebuah film tentang keluarga bahagia padahal yang kelak kita tonton di bioskop adalah kisah tentang kehancuran sebuah rumah tangga yang diiringi hujan airmata.
Namunsekaligus Kramer vs Kramer menyadarkan kita pula bahwa dalam perceraian tak hanya dua pihak tersakiti tapi bisa tiga pihak atau lebih. Dalam Layangan Putus the Movie, sosok anak diberi ruang lebih untuk memperlihatkan betapa buruknya efek perpisahan orang tua terhadap kondisi mental mereka.
Baca Juga: CERMIN: Leonard Bernstein dan Bradley Cooper Menantang Kenyamanan Diri
Di tengah masih tegangnya hubungan Aris dan Kinan, Raya seperti pelanduk di tengah dua gajah yang sedang bertarung entah sampai kapan. Seperti masih belum cukup rumit, perempuan yang menghancurkan rumah tangga Aris dan Kinan bernama Lydia segera menjadi istri sah dari ayah Raya. Oleh karena itu, hati anak kecil mana yang tak akan gundah dan terus menerus resah berada di tengah situasi tak mengenakkan seperti itu?
Penulis skenario Oka Aurora bisa jadi berharap bahwa penonton film Layangan Putus the Movie juga sudah menonton serial dramanya yang langsung viral ditonton 15 juta kali pada hari pertama rilisnya di WeTV. Saya tak termasuk dalam bagian dari 15 juta pemirsa tersebut.

Foto: MD Pictures
Namun Oka membuat kita mudah mengikuti kisah ini, yang bertutur dengan cukup lancar meski saya tak mendapat gambaran cukup tentang latar belakang karir Aris dan Kinan. Juga seburuk apa hubungan mereka saat masih terikat dalam pernikahan.
Tapi mungkin juga saya tak terlalu hirau dengan background story Aris dan Kinan karena saya lebih tertarik melihat sosok anak yang tak bersalah yang menjadi korban dalam perceraian orang tuanya. Raya diperankan dengan cemerlang oleh aktris cilik Graciella Abigail yang sebelumnya juga bermain sama cemerlangnya dalam film ulang buat, Miracle on Cell No 7.
Lihat Juga :