alexametrics

Beban Berat Menanti Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina

loading...
Beban Berat Menanti Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina
Beban berat dipikul Alya Nushabrina usai dimahkotai Miss Indonesia 2018. Dia kini harus membuktikan bisa berkontribusi penuh di ajang Miss World 2018. (Twitter/RCTI)
A+ A-
JAKARTA - Terpilihnya Alya Nurshabrina, Miss Jawa Barat menggantikan posisi Achintya Nilsen sebagai Miss Indonesia membuat harapan dan tugas besar harus dipikulnya. Karena itu, dia pun diharapkan dapat berkontribusi penuh di Miss World 2018.

"Harapan untuk Miss Indonesia 2018 untuk mengemban nama Miss Indonesia diajang Miss World, lakukan yang terbaik segala yang dilakukan dari hati akan menghasilkan terbaik dan terus berjuang melakukan lagi dan lagi hingga nama Indonesia di Miss World lebih menanjak," harap Chairwoman of Miss Indonesia Organization, Liliana Tanoesoedibjo saat malam puncak Miss Indonesia 2018 di Studio 14 MNC, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Selain itu, Liliana yang juga menjabat sebagai Ketua Juri Miss Indonesia 2018 ini berharap, Miss Indonesia yang baru dapat mengatasi tantangan di Miss World 2018. Dengan demikian, Indonesia kembali mengukir prestasi diajang internasional tersebut.

"Ini adalah langkah awal untuk lebih. Dia harus mampu menghadapi tantangan di Miss World 2018," ujar dia.

Sementara salah satu juri yakni Maria Harfanti sekaligus Miss Indonesia 2015 mengungkapkan alasan kemenangan Alya. Menurut dia, Alya memiliki paket yang lengkap. Tak hanya pintar, namun ia juga cerdas dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Hal ini dinilai Maria Harfanti mampu merepresentasikan Indonesia di kancah internasional.

"Dari segi intelegensi, outstanding, menjawab sangat on point, kegiatan sosialnya banyak. Melihat aura positifnya, memiliki kemampuan baik pemilihan kata yang sangat tepat, talent unik, nyanyi bisa, gambar bisa," tutur wanita yang akrab disapa Fanti itu.
(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak