alexametrics

RSCM dan Baxter Gelar Edukasi Tentang Anak Penderita Gagal Ginjal

loading...
RSCM dan Baxter Gelar Edukasi Tentang Anak Penderita Gagal Ginjal
RSCM menggelar Kidney City Tour 2018 untuk mengedukasi masyarakat dan orangtua tentang informasi yang benar terkait anak yang terkena gagal ginjal. (Sindonews/Inin Nastain)
A+ A-
JAKARTA - Di kalangan masyarakat tidak jarang muncul sejumlah rumor terkait kesehatan yang sejatinya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Gangguan ginjal adalah salah satu penyakit yang tidak luput dari informasi yang tidak memiliki dasar kuat.

Di sebagian kelompok masyarakat dikenal bahwa anak yang menderita gangguan ginjal perlu untuk menambah konsumsi protein. Di sisi lain, sebagian kalangan juga menyarankan agar mereka yang mengalami masalah ginjal harus mengurangi mengonsumsi makanan yang mengandung itu.

Namun, informasi yang beredar itu sejatinya tidak memiliki rujukan yang kuat. Dalam hal kebutuhan protein, anak yang menderita gangguan ginjal itu sejatinya sama dengan mereka yang dalam keadaan normal.

"Kalau misal proteinnya lebih tinggi, bisa menyebabkan merusak ginjal lebih banyak. Kalau terlalu rendah, anaknya bisa mengalami gangguan pertumbuhan. Jadi, tidak boleh rendah dan tidak boleh tinggi," kata Eka Laksmi Hidayati, salah satu dokter dari RSCM, saat menghadiri acara Kidney City Tour 2018 Zona Theater Jakarta Aquarium, Neo Soho, Grogol, Jakarta Barat, Minggu (18/2/2018).

Selain protein, bagi penderita gangguan ginjal, dibutuhkan juga asupan karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Sama seperti protein, kebutuhan untuk sejumlah kandungan itu pun tidak boleh berlebih atau kurang.

"Konsumsi karbohidrat protein, lemak vitamin dan mineral dalam jumlah seimbang. Jadi dalam jumlah yang wajar saja, seperti orang normal lainnya. Tidak boleh ada yang kelebihan atau kekurangan," ujar dia.

Khusus untuk kebutuhan vitamin dan mineral, Eka menjelaskan kebutuhan untuk 2 jenis kandungan itu sejatinya bisa terpenuhi dengan cara mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Jika hal itu sudah terpenuhi, maka tidak perlu lagi bagi mereka untuk mengonsumsi suplemen tertentu.

"Vitamin dan mineral itu bisa kita dapatkan dari sayur-sayuran atau buah-buahan. Sebenarnya tidak perlu sumplemen yang tambahan khusus dalam bentuk tablet-tablet ekstrak, itu tidak perlu. Asalkan anaknya makan cukup banyak sayur dan buah, seperti anak normal lainnya, maka sudah cukup," papar dia.

Dengan komitmen untuk selalu memberikan edukasi bagi seluruh pasien sakit ginjal di Indonesia, Baxter ambil bagian untuk mendukung kegiatan RSCM dalam memberikan edukasi mengenai perawatan yang tepat bagi pasien gagal ginjal anak-anak. Dalam acara Kidney City Tour 2018, yang digagas RSCM dan didukung Baxter itu, tampak para orang tua dari anak yang mengalami gangguan ginjal sangat antusias mengikuti jalannya acara.

Mereka tampak tidak sungkan-sungkan untuk bertanya dan berbagi pengalaman seputar gangguan ginjal yang dialami anaknya. Hal serupa juga dilakukan oleh para ahli dari RSCM. Dengan penuh kasih sayang, mereka tampak memberi penjelasan secara rinci atas setiap pertanyaan yang disampaikan.

Baxter merupakan perusahaan global dalam bidang perawatan ginjal, yang menyediakan portofolio dari produk esensial untuk ginjal dan rumah sakit.
(alv)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak