Dua Tipe Passion: Harmonis dan Obsesif, Kamu yang Mana?
Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Ini berbeda dengan harmonious passion (HP) yang membuat kegiatan yang dilakukan jadi bermakna, dan ngasih kesempatan seseorang untuk melakukan aktivitas yang disukai tanpa ada paksaan. Kalo seseorang ngerasa gak mampu melakukan suatu bidang, ia gak akan patah semangat dalam mencoba hal lain.
Pasalnya, proses panjang dalam menemukan passionpada suatu kegiatan bisa dianggap sebagai kesempatan berharga. Bebas dari perasaan capek atau bersalah. (Baca Juga: Bingung Cara Mencari Passion? Begini Langkah Sederhana Menemukannya )
Harmonious passion muncul saat seseorang merasa senang melakukan sesuatu, dan bukan demi hasil atau ego semata. Orang-orang yang melakukan harmonious passion cenderung fleksibel, sadar, dan terbuka dengan sekitar mereka. Akhirnya, passion ini ngebentuk fisik dan mental yang sehat, hubungan baik dengan orang lain, kepuasan diri, serta emosi positif.
Tapi jangan salah. Ternyata obsessive passion juga tetap punya dampak positif. Salah satunya dalam jangka pendek, obsessive passionbisa meningkatkan performa karena kerja keras dan fokus.
Tapi, jangan terlalu lama, karena bisa menyebabkan perasaan capek, stres, atau gagal berkomitmen saat hasilnya gak sesuai harapan. Soalnya, banyak pelaku obsessive passion yang ngerjain sesuatu demi mendapat pengakuan dan pujian orang lain, alih-alih diri sendiri.
TIPS OPTIMALISASI HARMONIOUS PASSION
![Dua Tipe Passion: Harmonis dan Obsesif, Kamu yang Mana?]()
Foto:Oleg Ivanov/Unsplash
Terus, gimana caranya mengoptimalkan harmonious passion sekaligus mengurangi obsessive passion? Melansir dari Psychology Today, berikut beberapa tips yang bisa membantu:
1. Gambarkan dan resapi pikiran dan perasaan kamu saat menjalani harmonious passion dalam kegiatan yang kamu suka. Apa yang kamu lakukan? Bagaimana perasaanmu? Adakah passion lain yang mungkin cocok buatmu?
2. Libatkan diri kamu sepenuhnya dalam aktivitas saat itu. Jangan lupa bahagia dan bersyukur, ya.
Pasalnya, proses panjang dalam menemukan passionpada suatu kegiatan bisa dianggap sebagai kesempatan berharga. Bebas dari perasaan capek atau bersalah. (Baca Juga: Bingung Cara Mencari Passion? Begini Langkah Sederhana Menemukannya )
Harmonious passion muncul saat seseorang merasa senang melakukan sesuatu, dan bukan demi hasil atau ego semata. Orang-orang yang melakukan harmonious passion cenderung fleksibel, sadar, dan terbuka dengan sekitar mereka. Akhirnya, passion ini ngebentuk fisik dan mental yang sehat, hubungan baik dengan orang lain, kepuasan diri, serta emosi positif.
Tapi jangan salah. Ternyata obsessive passion juga tetap punya dampak positif. Salah satunya dalam jangka pendek, obsessive passionbisa meningkatkan performa karena kerja keras dan fokus.
Tapi, jangan terlalu lama, karena bisa menyebabkan perasaan capek, stres, atau gagal berkomitmen saat hasilnya gak sesuai harapan. Soalnya, banyak pelaku obsessive passion yang ngerjain sesuatu demi mendapat pengakuan dan pujian orang lain, alih-alih diri sendiri.
TIPS OPTIMALISASI HARMONIOUS PASSION

Foto:Oleg Ivanov/Unsplash
Terus, gimana caranya mengoptimalkan harmonious passion sekaligus mengurangi obsessive passion? Melansir dari Psychology Today, berikut beberapa tips yang bisa membantu:
1. Gambarkan dan resapi pikiran dan perasaan kamu saat menjalani harmonious passion dalam kegiatan yang kamu suka. Apa yang kamu lakukan? Bagaimana perasaanmu? Adakah passion lain yang mungkin cocok buatmu?
2. Libatkan diri kamu sepenuhnya dalam aktivitas saat itu. Jangan lupa bahagia dan bersyukur, ya.
Lihat Juga :