Studi: Masker Lebih Efektif Cegah Penularaan Saat Naik Ojol
Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:59 WIB
loading...
Virus penyebab COVID-19 dapat menular lewat udara. Untuk itu, penggunaan masker menjadi solusi terbaik saat beraktivitas, termasuk saat menggunakan ojek dan taksi online. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Virus penyebab COVID-19 dapat menular lewat udara. Untuk itu, penggunaan masker menjadi solusi terbaik saat beraktivitas, termasuk saat menggunakan ojek dan taksi online. Hal ini diungkap Prof. dr Chairul Anwar Nidom, peneliti virologi dari Universitas Airlangga.
Namun, penggunaan masker juga harus memiliki standar, makser yang mampu menepis virus yang menempel di masker, bukan masker biasa, minimal menggunakan masker bedah.
"Atau saat ini sudah ada bahan kain yang dilapisi dengan suatu bahan yang bisa menetralisir virus dan ukuran pori dari masker tidak boleh lebih dari 5 mikron," kata Prof Nidom.
"Dengan ketaatan masyarakat menggunakan masker, insha Allah virus bisa ditepis, apakah naik ojek atau taksi atau sedang kumpul dengan orang lain," sambung dia.
Adanya transmisi virus melalui udara membuat jaga jarak jadi tidak banyak berpengaruh. Jaga jarak dengan minimal 1 meter diasumsikan penularan melalui droplet. Sebab, kata Prof Nidom, lontaran droplet diperkirakan sejauh 1 meter. Untuk itu masyarakat tidak meremehkan virus corona.
Namun, penggunaan masker juga harus memiliki standar, makser yang mampu menepis virus yang menempel di masker, bukan masker biasa, minimal menggunakan masker bedah.
"Atau saat ini sudah ada bahan kain yang dilapisi dengan suatu bahan yang bisa menetralisir virus dan ukuran pori dari masker tidak boleh lebih dari 5 mikron," kata Prof Nidom.
"Dengan ketaatan masyarakat menggunakan masker, insha Allah virus bisa ditepis, apakah naik ojek atau taksi atau sedang kumpul dengan orang lain," sambung dia.
Adanya transmisi virus melalui udara membuat jaga jarak jadi tidak banyak berpengaruh. Jaga jarak dengan minimal 1 meter diasumsikan penularan melalui droplet. Sebab, kata Prof Nidom, lontaran droplet diperkirakan sejauh 1 meter. Untuk itu masyarakat tidak meremehkan virus corona.
Lihat Juga :