alexametrics

Kenalkan Budaya Korea di Xplorasa

loading...
Kenalkan Budaya Korea di Xplorasa
Kenalkan Budaya Korea di Xplorasa. (Koran SINDO. Hasan Kurniawan).
A+ A-
TANGERANG - Perhelatan festival kuliner Xplorasa di parkir selatan Summarecon Mal Serpong (SMS), Kabupaten Tangerang, akan ditutup dengan event Hansan Festival yang mengenalkan budaya Korea.

Bekerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Budaya Korea, yakni Qorie, dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN), festival budaya Korea ini akan menutup perhelatan Xplorasa.

Bagi Anda penggemar makanan dan masakan zaman now, agenda yang akan dilangsungkan pada 13 Mei 2018 ini wajib masuk ke dalam daftar tempat yang harus Anda kunjungi. Dijamin bakal seru! Selain bisa sekalian jajan aneka hidangan makanan unik zaman now , pengunjung juga bisa sekalian mengenal lebih jauh budaya Korea yang sedang digandrungi para anak muda di Jakarta dan sekitarnya tersebut.

“Xplorasa ditutup dengan pagelaran event Hansan Festival pada 13 Mei 2018. Ini adalah festival yang mengenalkan budaya Korea,” kata Center Director SMS Willy Effendy kemarin. Hansan Festival pertama kali diadakan di UNM oleh UKM Qorie pada 2017.

Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan budaya Korea kepada masyarakat yang saat ini hanya kena sebatas K-Pop. Selain diwarnai dengan lomba-lomba unik yang khas Korea, dalam perhelatan ini juga ada pelatihan-pelatihan yang terbuka secara umum untuk memperkenalkan kebudayaan Korea di tengah masyarakat.

“Xplorasa juga menghadirkan live music dari musisi-musisi ternama Indonesia tiap hari Minggu pukul 19.30 WIB. Selain itu, live music juga tetap ada setiap harinya pada waktu yang sama,” ujar Willy.

Sederet musisi yang tampil tiap Minggu adalah JAZ dari Brunei Darussalam, rapper Saykoji, Rendy Pandugo, dan Midnight Quickie yang merupakan grup duo musik bergenre electronic dance. “Festival Xplorasa 2018 ini ditutup dengan pagelaran Hansan Festival pada 13 Mei 2018. Dengan ragam pilihan menu dan dekorasi tempat yang artistik, dijamin para pengunjung akan betah untuk berlama-lama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia berharap pagelaran kebudayaan Korea yang saat ini sedang digandrungi anak muda itu dapat menarik lebih banyak pengunjung untuk datang ke Xplorasa dan mencoba keunikannya. Rina, salah seorang pemerhati budaya Korea mengatakan, banyak budaya Korea yang menarik dan baik. Tidak hanya musik K-Pop, dan dramanya saja. Tetapi banyak hal lain yang bisa dijadikan contoh. “Selama ini orang hanya tahu kebudayaan Korea lewat K-Pop dan drama. Tetapi bukan hanya itu kebudayaan Korea. Dari cabang olahraga ada taekwondo dan ada juga makanan tradisionalnya,” paparnya.

Makanan tradisional Korea, bibimbap dan patbingsu , juga kini sangat digemari. Bibimbap merupakan kombinasi sayuran rebus dan nasi dengan saus lada merah, sedangkan patbingsu es krim donat. “Ada banyak makanan khas Korea yang bisa kita temukan di Indonesia. Misalnya kimchi . Makanan yang terbuat dari sayuran ini rendah kalori dan berserat banyak, jadi bagus untuk kesehatan,” katanya. Dari busananya, warga Korea juga punya ciri khas. Jika Indonesia punya kebaya, Korea punya baju tradisional hanbok, terutama di Korea Selatan. Busana ini punya ciri khas warna cerah dan garis.

“Jika di Indonesia terkenal kebayanya, Korea juga punya baju tradisional hanbok . Biasanya busana ini memiliki warna yang cerah dengan garis-garis sederhana yang minim pernak-pernik,” pungkasnya. (Hasan Kurniawan)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak