Gokil, Artis Uya Kuya Pantang Menyerah Meski Ditolak Ketua RT saat Kampanyekan Diri
Sabtu, 18 Januari 2020 - 07:14 WIB
loading...
A
A
A
Menurut suami Astrid Khairunisha ini, RT/RW yang menolak dirinya memiliki alasan bermacam-macam. Salah satunya karena faktor istri Uya Kuya yang juga nyaleg dalam Pemilu 2024.
"Banyak yang gua temui, tim gua berusaha mendekati salah satu RT atau RW untuk bikin kampanye bilang gini, 'Uya Kuya DPR RI oke, tapi Astrid nggak karena sudah memegang caleg DPRD lain'. Pertanyaan saya, apakah boleh seorang RT atau RW memegang salah satu caleg?" katanya.
“Ada satu lagi yang konyol nih. Sudah lengkap RT/RW semuanya, tamannya bukan taman rumput, dibilang nggak izinin kampanye takut taman rusak," katanya.
"Saya tanya sama tim saya, taman kan dibikin untuk warga, dan yang datang warganya sendiri. Kalau gak boleh, taman dibuat untuk apa? Kan warganya nggak mungkin merusak tamannya sendiri. Bilang saja lo sudah punya caleg atau partai lain," keluh Uya Kuya.
Presenter kelahiran Bandung, 4 April 1975 ini pun menegaskan bahwa dirinya tidak percaya dengan klaim salah satu pengurus RT yang mengaku memegang caleg tertentu dan bisa mempengaruhi masyarakat supaya memilih caleg yang dijagokannya. Uya Kuya yakin masyarakat tidak mudah dibeli untuk diarahkan mencoblos caleg tertentu.
"Banyak yang gua temui, tim gua berusaha mendekati salah satu RT atau RW untuk bikin kampanye bilang gini, 'Uya Kuya DPR RI oke, tapi Astrid nggak karena sudah memegang caleg DPRD lain'. Pertanyaan saya, apakah boleh seorang RT atau RW memegang salah satu caleg?" katanya.
“Ada satu lagi yang konyol nih. Sudah lengkap RT/RW semuanya, tamannya bukan taman rumput, dibilang nggak izinin kampanye takut taman rusak," katanya.
"Saya tanya sama tim saya, taman kan dibikin untuk warga, dan yang datang warganya sendiri. Kalau gak boleh, taman dibuat untuk apa? Kan warganya nggak mungkin merusak tamannya sendiri. Bilang saja lo sudah punya caleg atau partai lain," keluh Uya Kuya.
Presenter kelahiran Bandung, 4 April 1975 ini pun menegaskan bahwa dirinya tidak percaya dengan klaim salah satu pengurus RT yang mengaku memegang caleg tertentu dan bisa mempengaruhi masyarakat supaya memilih caleg yang dijagokannya. Uya Kuya yakin masyarakat tidak mudah dibeli untuk diarahkan mencoblos caleg tertentu.
Lihat Juga :