alexametrics

One Piece Ungkap Petunjuk Perang Baru yang Sudah Lama Dinanti

loading...
One Piece Ungkap Petunjuk Perang Baru yang Sudah Lama Dinanti
Sebuah perang seru antara Pasukan Revolusioner dan Pemerintah Dunia menanti di chapter baru One Piece di saat Pasukan Revolusioner ingin mengganggu Reverie. (YouTube)
A+ A-
JAKARTA - Perang sudah menjadi salah satu ciri khas One Piece. Keseruan pertarungan ini pulalah yang paling dinantikan para penggemarnya dan sang pencipta manga ini, Eiichiro Oda, pun sepertinya tahu betul akan hal tersebut.

Oda ternyata sudah mempersiapkan perang yang bakal dahsyat di kisah selanjutnya petualangan Monkey D Luffy dan kru Topi Jeraminya saat mengarungi lautan. Weekly Shonen Jump pun memberikan update terakhir di chapter terbaru One Piece.



Di chapter ini, fans bisa berfokus pada Sabo. Di saat kisah Reverie terus melaju, pembaca bisa melihat bagaimana Pasukan Revolusioner bereaksi terhadap apa yang terjadi di Whole Cake Island. Sabo kemudian berbincang dengan ayah Luffy, Monkey D Dragon.

“Sabo, kita seharusnya menyelesaikan rencana operasi sebelummereka sampai di sana. Tahun ini Reverie, akhirnya sudah saatnya bagi kita,” ujar Dragon, pemimpin Pasukan Revolusioner, seperti dikutip ComicBook.com.

“Ya, itu akan menjadi deklrasi kita akan perang terhadap Celestial Dragons,” ujar Sabo.

Ucapan Sabo itu mungkin sesuatu yang sudah lama dinantikan para penggemar. Fans tentu sudah tahu hanya masalah waktu sebelum Pasukan Revolusioner serius terhadap Pemerintah Dunia.

Sejak dibentuk, milisi ini sudah merekrut pasukan dan membebaskan pulau-pulau di bawah kekuasaan Celestial Dragons. Tapi, rencana mereka biasanya dalam skala kecil. Di masa lalu, pertemuan Reverie digelar utuk mengecam Pasukan Revolusioner karena pasukan itu mengancam Pemerintah Dunia dan itu belum berubah. Sementara, nama Monkey D Dragon jadi lebih ditakuti dan sepertinya dia punya cukup kekuatan di belakangnya untuk menantang Pemerintah Dunia.

Sekarang, belum bisa dikatakan bagaimana deklarasi perang itu akan dilakukan. Tapi, fans bisa berasumsi itu tidak akan berjalan mulus. Reverie menandai masa yang penting ketika semua kekuatan berkuasa di dunia bertemu, sehingga penyusup tidak akan dianggap enteng. Pasukan Revolusioner harus membuat rencana yang benar-benar matang jika mereka berniat mengganggu jalannya pertemuan tersebut.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak