alexametrics

Manfaat Membacakan Cerita untuk Anak

loading...
Manfaat Membacakan Cerita untuk Anak
Manfaat Membacakan Cerita untuk Anak. (Istimewa).
A+ A-
SEBUAH penelitian baru menunjukkan bahwa membacakan cerita untuk anak sangat banyak manfaatnya.

Orang tua yang suka membacakan cerita untuk anaknya sedari balita dapat membantu mengembangkan keterampilan anak dan mempunyai manfaat besar ketika anak mulai bersekolah. Para peneliti menemukan, secara khusus, membacakan cerita dan bermain dengan anak, walaupun berpura-pura, dapat mengimbangi perilaku mengganggu pada anak, seperti hiperaktif dan agresi, dan meningkatkan perhatian anak.

“Ketika Anda membacakan cerita kepada anak, itu benar-benar waktu bersama yang hangat dan menyenangkan,” kata ketua tim peneliti dan profesor pediatri di New York University School of Medicine di New York, Amerika, Dr Alan Mendelsohn, dilansir laman WebMD.

Dia menuturkan, ketika orang tua membaca bersama anak, terutama membacakan buku cerita, lebih baik cerita berkisar tentang topik yang penting dan menarik bagi anak-anak.

“Cerita sering berurusan dengan karakter yang sedih atau bahagia. Ini membuat anak-anak mulai harus belajar bagaimana menghadapi tantangan dalam hidup mereka. Ketika membaca buku bersama, Anda memberikan anak kesempatan untuk berpikir tentang apa artinya memiliki perasaan itu dan bagaimana menghadapinya,” ujar dr Mendelsohn.

Selain itu, ketika orang tua membacakan cerita untuk anak, anak harus fokus pada hal yang sama dan belajar bagaimana cara memperhatikan. Untuk mendemonstrasikan manfaat dan membiasakan membaca untuk anak-anak, Mendelsohn dan rekan secara acak menugasi 675 keluarga untuk ambil bagian dalam program yang disebut Proyek Interaksi Video.

Program ini berjalan sejak anak lahir sampai usia 3 tahun. Selama kunjungan dokter anak, keluarga yang mengikuti program ini merekam video atau bermain dengan anak-anak mereka. Video itu kemudian ditinjau seorang pelatih yang membantu orang tua belajar lebih banyak tentang peran penting mereka dalam perkembangan anak mereka.

“Anak-anak dalam program itu dievaluasi 1,5 tahun setelah program berakhir. Ternyata mereka mempertahankan perilaku dan keterampilan serta perhatian yang mereka peroleh selama program. Ketika orang tua membacakan cerita dan bermain dengan anak-anak mereka, orang tua dapat membantu anak-anak belajar berperilaku dengan cara yang tepat dan akan sangat membantu ketika anak-anak mulai bersekolah,” papar dr Mendelsohn.

Sementara itu, Ketua Pediatri Nicklaus Children’s Hospital di Miami, dr Jefry Biehler, menambahkan, hasil penelitian ini mendukung apa yang telah dikatakan dokter anak selama bertahun-tahun.

“Membaca dan bermain dengan anak-anak berdampak pada perkembangan mereka dan bagaimana mereka akan melakukannya di sekolah. Selain itu, membaca dan bermain dengan anak-anak Anda dapat meringankan beberapa masalah perilaku yang rentan pada anak-anak,” papar dr Biehler.

Dia juga percaya bahwa interaksi antara orang tua dan anak-anak membantu sosialisasi anak. Namun, menurut dr Biehler, saat ini mungkin orang tua tidak menghabiskan banyak waktu bermain dan membaca untuk anak-anak seperti dulu.

“Menggunakan sarana lain untuk menghibur anak-anak, seperti komputer atau TV, mungkin tidak memberikan manfaat yang sama seperti interaksi langsung. Maka itu, sangat penting untuk menghabiskan waktu bersama anak Anda dan membacakan cerita untuk anak. Ini waktu khusus bagi anak-anak untuk berinteraksi dengan orang tua mereka, dan itu penting untuk mengembangkan keterampilan anak,” papar dr Biehler. (Iman Firmansyah)
(nfl)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak