Wali Band Grogi Tampil Depan Santri Daar El-Qolam: Terlalu Sakral
Jum'at, 26 Januari 2024 - 12:28 WIB
loading...
Wali Band merasa grogi dan merinding tampil di Pondok Pesantren Daar El-Qolam. Foto/ ist
A
A
A
JAKARTA - Wali Band tampil tidak biasa saat menggelar konser. Para personelnya merasa grogi dan merinding tampil di Pondok Pesantren Daar El-Qolam yang merayakan milad ke-56 pada Kamis (25/1/2024).
"Manggung di sini menegangkan, menyeramkan dan merinding. Kenapa? Karena terlalu sakral. Di sini ada santri yang dulu juga kita pernah nyantri, yang kedua ada guru-guru kami, ada Kyai, jujur agak sedikit nervous. Karena takut ada kesalahan yang dilakukan," kata Apoy.
Kehadiran Wali juga menjadi misi Apoy dan personel lain untuk menunjukan kepada santri bahwa banyak profesi untuk meraih sukses dan berkiprah di masyarakat.
"Santri harus bisa apa pun dan itu peninggalan dari pendiri Daar el-Qolam dan La Tansa almahrum K.H. Ahmad Rifa'i Arief bahwa santri harus bisa berkiprah di masyarakat, harus bisa mewarnai. Jadi saya sebagai salah satu alumni, ingin menyalakan energi untuk mereka bisa berkiprah di masyarakat," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Faank juga sempat menunjukan jika dirinya tidak melupakan begitu saja ilmu yang ditimbanya selama mondok. Dia pun berinteraksi dengan para santri menggunakan Bahasa Arab.
"Manggung di sini menegangkan, menyeramkan dan merinding. Kenapa? Karena terlalu sakral. Di sini ada santri yang dulu juga kita pernah nyantri, yang kedua ada guru-guru kami, ada Kyai, jujur agak sedikit nervous. Karena takut ada kesalahan yang dilakukan," kata Apoy.
Kehadiran Wali juga menjadi misi Apoy dan personel lain untuk menunjukan kepada santri bahwa banyak profesi untuk meraih sukses dan berkiprah di masyarakat.
"Santri harus bisa apa pun dan itu peninggalan dari pendiri Daar el-Qolam dan La Tansa almahrum K.H. Ahmad Rifa'i Arief bahwa santri harus bisa berkiprah di masyarakat, harus bisa mewarnai. Jadi saya sebagai salah satu alumni, ingin menyalakan energi untuk mereka bisa berkiprah di masyarakat," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Faank juga sempat menunjukan jika dirinya tidak melupakan begitu saja ilmu yang ditimbanya selama mondok. Dia pun berinteraksi dengan para santri menggunakan Bahasa Arab.
Lihat Juga :