alexametrics

Menkes Imbau Masyarakat Jaga Pola Makan Saat Lebaran

loading...
Menkes Imbau Masyarakat Jaga Pola Makan Saat Lebaran
Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyarankan masyarakat menjalankan pola hidup sehat dengan tidak makan terlalu banyak agar bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri. (Alqabas)
A+ A-
JAKARTA - Terlalu banyak makan dan kelelahan membuat sebagian orang harus merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan sakit. Tentunya ini sangat disayangkan lantaran seharusnya Lebaran dirayakan dengan suka cita bersama sanak keluarga.

Pada umumnya penurunan kesehatan saat Hari Raya tak hanya disebabkan kesalahan pola makan saat puasa namun juga akibat kebiasaan buruk saat Lebaran. Seperti halnya terlalu banyak konsumsi lemak dan gula yang memicu kolesterol, obesitas hingga jantung.

Terkait hal ini, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek menyarankan masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat agar bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta. Caranya dengan batasi asupan gula, garam serta lemak dan perbanyak konsumsi sayur juga buah.

"Tetap menjaga konsumsi makanan selama hari raya, seperti membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL). Konsumsi sayur dan buah," ujar Menkes seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan.

Pola hidup bersih juga menjadi hal yang tak kalah penting saat Lebaran. Apalagi selama Hari Raya, ketiadaan asisten rumah tangga (ART) membuat masalah kebersihan menjadi kurang terjaga. Terakhir, yang tak kalah penting adalah tetap bergerak aktif.

Meski keterbatasan waktu karena disibukkan bersilahturahmi dengan sanak keluarga, namun olahraga tidak perlu ribet. Nila bahkan mengatakan bahwa olahraga minimal dilakukan 30 menit sehari seperti lari atau jalan santai.

"Berprilaku hidup bersih dan sehat di hari raya, konsumsi sayur dan buah, serta tetap jaga kebugaran dengan rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari," kata dia.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak