alexametrics

Film Dilan 1990 Banyak Dibajak, Iqbaal Ramadhan Geram

loading...
Film Dilan 1990 Banyak Dibajak, Iqbaal Ramadhan Geram
Iqbaal Ramadhan tidak bisa menyembunyikan kegeramannya atas aksi pembajakan terhadap film yang dia bintangi, Dilan 1990, yang dirilis pada awal tahun ini. (Sindonews/Inin Nastain)
A+ A-
JAKARTA - Kesuksesan film Dilan 1990 di pasaran ternyata selaras dengan aksi curang yang dilalukan pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Bahkan, ketika film baru beredar sekitar 3 minggu di bioskop, versi bajakan dari film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama karya Pidi Baiq itu sudah beredar.

Menyikapi hal itu, Iqbaal Ramadhan selaku pemeran Dilan tidak bisa menyembunyikan rasa geramnya. Untuk menghindari hal tersebut kembali terulang, Iqbaal menegaskan bahwa pihak-pihak terkait sudah meresponsnya dengan melaporkan ke pihak kepolisian



"Gua menyayangkan sekali DVD bajakan. Kemarin kami serius banget, bahkan sampai melaporkan ke kepolisian segala macem. Karena emang ilegal kan," kata Iqbaal saat acara rilis peluncuran DVD Film Dilan 1990 di KFC Kemang, Senin (11/6/2018).

Kendati begitu, di sisi lain, dia mengaku maraknya DVD bajakan itu sebagai salah satu bukti bahwa film yang dibintanginya itu memang mendapat tempat istimewa di hati pecinta film Tanah Air.

"Satu sisi gua rasa banyaknya bajakan ini, ya berarti menunjukkan bahwa memang film ini besar sekali antusiasmenya, sampai dibikin bajakan sebanyak itu, gitu," beber dia.

"Ya, gua tidak membenarkan itu (bajakan), gua justru menyayangkan. Cuma gua sadar bahwa memang film Dilan ini spesial banget," lanjut dia.

Sementara, film Dilan 1990 sukses meraih box office dengan ditonton oleh 6 juta lebih. Dengan jumlah penonton sebanyak itu, sekaligus menempatkan Dilan 1990 sebagai film yang paling banyak ditonton selama 2018, dan kedua sepanjang sejarah setelah bawah Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak