3+ Penyanyi yang Pakai Atribut Palestina di Grammy 2024
Senin, 05 Februari 2024 - 19:48 WIB
loading...
A
A
A
Organisasi ini menyuarakan desakan secara global agar dilakukan gencatan senjata secara permanen, mengembalikan para tawanan, dan memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Mereka juga menyatakan, "Kami bersama kemanusiaan, kemerdekaan, keadilan, harga diri, dan perdamaian bagi semua orang".
Boygenius terdiri Julien Baker, Phoebe Bridgers, dan Lucy Dacus. Mereka telah meraih tiga piala Grammy, termasuk dua pada tahun 2024 untuk kategori Best Rock Song dan Best Rock Performance untuk lagu Not Strong Enough.
Baca Juga: 10 Naskah Drama Terpopuler Dunia yang Sering Dipentaskan
![3+ Penyanyi yang Pakai Atribut Palestina di Grammy 2024]()
Foto: Getty Images
Aja Monet adalah penyair kontemporer, penulis lirik, penulis, serta aktivis. Ia membawa tas tangan (clutch) berbentuk semangka, simbol yang juga identik dengan Palestina, karena warnanya sama dengan bendera negara tersebut.
Semangka sebagai simbol Palestina juga lahir dari seorang seniman lukis, yang membuatnya tepat digunakan oleh Monet. Dalam Grammy Awards 2024, ia menjadi nomine dalam kategori Best Spoken Word Poetry Album.
Aja Monet dikenal luas sebagai aktivis yang terbuka mendukung hak-hak warga Palestina. Pada 2015, ia bahkan pernah mengikuti flashmob di Nazareth, Israel, sebagai bentuk dukungannya terhadap Palestina, termasuk mendukung kampanye boikot dari Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS).
Boygenius terdiri Julien Baker, Phoebe Bridgers, dan Lucy Dacus. Mereka telah meraih tiga piala Grammy, termasuk dua pada tahun 2024 untuk kategori Best Rock Song dan Best Rock Performance untuk lagu Not Strong Enough.
Baca Juga: 10 Naskah Drama Terpopuler Dunia yang Sering Dipentaskan
3. Aja Monet

Foto: Getty Images
Aja Monet adalah penyair kontemporer, penulis lirik, penulis, serta aktivis. Ia membawa tas tangan (clutch) berbentuk semangka, simbol yang juga identik dengan Palestina, karena warnanya sama dengan bendera negara tersebut.
Semangka sebagai simbol Palestina juga lahir dari seorang seniman lukis, yang membuatnya tepat digunakan oleh Monet. Dalam Grammy Awards 2024, ia menjadi nomine dalam kategori Best Spoken Word Poetry Album.
Aja Monet dikenal luas sebagai aktivis yang terbuka mendukung hak-hak warga Palestina. Pada 2015, ia bahkan pernah mengikuti flashmob di Nazareth, Israel, sebagai bentuk dukungannya terhadap Palestina, termasuk mendukung kampanye boikot dari Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS).
(ita)
Lihat Juga :