Menarik, Film Puang Bos Hadirkan Kearifan Lokal Suku Bugis
Selasa, 04 Februari 2020 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Begitu juga dengan Ibrahim Risyad yang mengaku senang sekali bisa bergabung di dalam produksi film Puang Bos ini. Selain ceritanya yang menarik, film ini mengangkat kearifan budaya lokal dan akan mengedukasi penonton tentang kapal pinisi.
Menurutnya, film ini dibalut dengan drama comedy agar penoton bisa terhibur selama menonton. Harapan saya film ini bisa diterima para penonton khususnya masyarakat Makassar dan bisa mengedukasi masyarakat tentang kapal pinisi.
“Untuk tantangan tentunya pasti dari bahasa Makassar yang menurutku sulit sekali dipelajari karena banyak sekali imbuhan dan logat yg mendayu. untungnya aku didukung oleh tim yg baik dan teman-temanku orang Makassar yg hampir setiap malam kita telfonan untuk membantu belajar bahasa dan logat,” terangnya.
Meggy Tribuana dari MMFilm menuturkan dalam jumpa pers siang hari ini Minggu, 4 Februari 2024 yang digelar di Mallorca Room-Melia Hotel Makassar, bahwa film ini diharapkan dapat semakin memupuk kepedulian dan kecintaan pada warisan budaya Indonesia, selain itu produksi ini akan dilakukan juga di Tanjung Bira Kabupaten Bulukumba Sulawesi yang dapat mengeksplore tempat-tempat indah di Indonesia sehingga bisa meningkatkan minat pariwisata di daerah sekitar.
“Tak lupa ucapan terima kasih sebesar besarnya pada Privy ID serta Yakin (Yaskum Indonesia) sehingga produksi film ini dapat terselenggara. Semoga film ini menjadi manfaat dan berkah bagi semuanya. Maju terus film Indonesia,” tutupnya.
Menurutnya, film ini dibalut dengan drama comedy agar penoton bisa terhibur selama menonton. Harapan saya film ini bisa diterima para penonton khususnya masyarakat Makassar dan bisa mengedukasi masyarakat tentang kapal pinisi.
“Untuk tantangan tentunya pasti dari bahasa Makassar yang menurutku sulit sekali dipelajari karena banyak sekali imbuhan dan logat yg mendayu. untungnya aku didukung oleh tim yg baik dan teman-temanku orang Makassar yg hampir setiap malam kita telfonan untuk membantu belajar bahasa dan logat,” terangnya.
Meggy Tribuana dari MMFilm menuturkan dalam jumpa pers siang hari ini Minggu, 4 Februari 2024 yang digelar di Mallorca Room-Melia Hotel Makassar, bahwa film ini diharapkan dapat semakin memupuk kepedulian dan kecintaan pada warisan budaya Indonesia, selain itu produksi ini akan dilakukan juga di Tanjung Bira Kabupaten Bulukumba Sulawesi yang dapat mengeksplore tempat-tempat indah di Indonesia sehingga bisa meningkatkan minat pariwisata di daerah sekitar.
“Tak lupa ucapan terima kasih sebesar besarnya pada Privy ID serta Yakin (Yaskum Indonesia) sehingga produksi film ini dapat terselenggara. Semoga film ini menjadi manfaat dan berkah bagi semuanya. Maju terus film Indonesia,” tutupnya.
(atk)
Lihat Juga :