Angger Dimas Jalani Pemeriksaan Kejiwaan, Banyak Ditanya Pasca-Kematian Dante
Selasa, 13 Februari 2024 - 18:27 WIB
loading...
A
A
A
Selama 2,5 jam Angger Dimas menjelaskan hanya diberi pertanyaan normatif, seperti menanyakan kabar dan perasaan setelah ditinggal oleh Dante.
"Pertanyaan ngalir aja, 'bagaimana, apa kabar?' apa yang dirasain saat almarhum tidak ada'," jelas Angger Dimas.
Sebelumnya, dokter forensik buka suara soal lebam di tubuh Dante, anak Tamara Tyasmara. Farah dari Tim Kedokteran Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati memberi penjelasan ilmiah soal luka lebam di tubuh bocah 6 tahun itu.
Luka lebam pada tubuh Dante, dikatakan Farah sejatinya adalah hal yang normal pada orang meninggal saat 30 menit pertama.
"Kalau lebam mayat itu adalah kondisi normal. Itu kalau orang meninggal 30 menit itu pasti luka lebam," kata Farah di Polda Metro Jaya, Jakarta pada Senin, 12 Februari 2024.
Sebelumnya, Tamara mengaku menggigit tubuh putranya setelah mengetahui anaknya itu meninggal dunia. Dia juga mencubit putra Angger Dimas itu hingga memar dengan harapan buah hatinya bisa kembali bangun.
"Pertanyaan ngalir aja, 'bagaimana, apa kabar?' apa yang dirasain saat almarhum tidak ada'," jelas Angger Dimas.
Sebelumnya, dokter forensik buka suara soal lebam di tubuh Dante, anak Tamara Tyasmara. Farah dari Tim Kedokteran Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati memberi penjelasan ilmiah soal luka lebam di tubuh bocah 6 tahun itu.
Luka lebam pada tubuh Dante, dikatakan Farah sejatinya adalah hal yang normal pada orang meninggal saat 30 menit pertama.
"Kalau lebam mayat itu adalah kondisi normal. Itu kalau orang meninggal 30 menit itu pasti luka lebam," kata Farah di Polda Metro Jaya, Jakarta pada Senin, 12 Februari 2024.
Sebelumnya, Tamara mengaku menggigit tubuh putranya setelah mengetahui anaknya itu meninggal dunia. Dia juga mencubit putra Angger Dimas itu hingga memar dengan harapan buah hatinya bisa kembali bangun.
Lihat Juga :