alexametrics

Sejuta Pesona Berlin

loading...
Sejuta Pesona Berlin
Sejuta Pesona Berlin. (Koran SINDO. Bakti M Munir).
A+ A-
BERLIN - Willkommen in Berlin! Kata sambutan ini tertera pada sebuah baliho berukuran 8x8 meter yang terpampang di pelataran parkir dekat Berlin Tegel Airport.

Ya, selamat datang di Berlin, kota tua penuh pesona yang di mata turis selalu menarik untuk dijelajahi. Berlin salah satu kota terbesar di Eropa yang menyimpan beragam pesona. Saat berwisata ke kota ini, bersiaplah untuk merasakan pengalaman seru yang selalu menarik untuk dikenang dan diceritakan. Berlin identik dengan pesta dan kehidupan malamnya yang semarak.

Bisa dikatakan semua jenis hiburan dan ihwal berbau kesenangan tersaji di ibu kota Republik Federal Jerman ini. Namun, tentu bukan hanya itu daya pikat Berlin. Beragam pesona lain jadi daya tarik kota ini sejak dulu, mulai film, sastra, arsitektur, sejarah, hingga kuliner. KORAN SINDO berkesempatan mengunjungi kota terbesar kedua Eropa setelah London, Inggris, ini pada pertengahan Juni 2018.

Sejumlah wartawan dan blogger dari negara Asia Tenggara mengikuti fam trip yang diselenggarakan oleh maskapai Scoot Airlines dan VisitBerlin. Sejatinya, Berlin pada bulan Juni lalu memasuki musim panas, tapi udara dingin justru menyambut kami ketika pertama kali menjejakkan kaki pada Rabu (20/6).

Pagi itu suhu Berlin berkisar 15-16 derajat Celsius. Pada hari-hari berikutnya suhu kadang anjlok hingga 10 derajat, terutama ketika hujan turun disertai tiupan angin. Di Berlin hampir semua hal menarik. Bagi Anda yang hobi berbelanja, kota ini termasuk surganya. Salah satu tempat yang tidak ingin dilewatkan turis adalah pusat perbelanjaan Kaufhaus des Westens atau lebih populer dengan sebutan KaDeWe.

Tempat ini sering disebut sebagai tempat belanja paling bergengsi di dunia. KaDeWe berupa department store seluas 60.000 meter persegi dan salah satu yang terbesar di Eropa. Bagi penikmat kuliner, silakan memanjakan lidah di tempat ini. Tersedia puluhan kios dengan ribuan jenis makanan lezat kreasi para chef andal. Pilihan lain untuk berbelanja adalah Bikini Berlin. Mal ini terletak di seberang Bahnhof Zoologischer Garten atau Kebun Binatang Berlin memadukan butik, toko aneka perlengkapan, dan restoran. Di tempat ini terdapat food market “the Kantini” yang baru buka pada Januari 2018.

Pengunjung bisa memilih makanan yang tersaji di 13 stan, mulai masakan Eropa, Meksiko, Jepang, Korea, hingga Vietnam. Bagi turis muslim yang datang ke Berlin, tetap tersedia makanan yang aman untuk dikonsumsi. Beberapa restoran akan menawarkan makanan halal kepada pengunjung. Selain itu, hampir semua restoran menyediakan makanan untuk para vegetarian. “Menu vegetarian disajikan hampir di semua restoran di kota ini. Berlin salah satu tempat terbaik di dunia untuk urusan vegetarian,” ucap Joyce Bernitt dari Visit Berlin dalam sebuah acara makan malam.

Bangunan Bersejarah

Berlin juga identik dengan bangunan bersejarah. Menyebut Berlin, ingatan banyak orang akan tertuju pada tembok yang pernah jadi pembatas wilayah Jerman Barat dan Jerman Timur pada era Perang Dingin.

Tembok Berlin sepanjang 155 km yang pertama dibangun pada 13 Agustus 1961 telah runtuh pada 9 November 1989. Kini, Tembok Berlin hanya tersisa sepanjang 1,6 km yang dipertahankan sebagai saksi sejarah. Bagian paling panjang terdapat di East Side Gallery. Dinding tembok tampak masih berdiri kokoh dan dihiasi aneka macam mural.

Salah satu mural yang paling menarik perhatian wisatawan adalah gambar pemimpin Jerman Timur, Erich Honecker, sedang berciuman dengan pemimpin Uni Soviet, Leonid Brezhnev. Mural yang dibuat pada 1990 tersebut memuat kalimat, “Tuhan, tolong aku untuk bertahan dari cinta yang mematikan ini”.

Wisatawan bahkan harus antre jika ingin berfoto dengan latar belakang mural ini. Di sekitar Tembok Berlin juga terdapat replika Checkpoint Charlie. Di zaman perang dingin, ini jadi pos pemeriksaan bagi orang yang ingin menyeberang ke wilayah Berlin Timur. Lokasi ini juga favorit turis untuk berfoto. Sisi menarik lain kota ini adalah bangunannya yang memadukan arsitektur tempo dulu dengan masa kini.

Bangunan tua diBerlin akan banyak ditemui diwilayah yang dulunya masuk kawasan Jerman Timur. Bangunan yang berdiri kokoh di tepi jalan-jalan besar seolah menggambarkan sejarah panjang bangsa Jerman dalam membangun peradabannya. Beberapa bangunan tua yang menjadi ikon Berlin, antara lain Reichstag atau Gedung Parlemen Jerman.

Reichstag adalah bangunan tua megah bergaya Renaisans yang dibangun pada 1894 silam. Gedung ini sangat terkenal dan menjadi salah satu ikon Kota Berlin. Gedung wakil rakyat ini juga menarik bagi turis dan warga Berlin sendiri karena memiliki halaman luas dengan hamparan rumput hijau.

Banyak pasangan yang menikmati suasana dengan duduk santai di rumput sambil memandang kemegahan gedung dengan latar langit berwarna biru. Halaman gedung ini juga sering dijadikan lokasi menggelar acara besar. Beberapa musisi dunia seperti Pink Floyd, David Bowie, dan Michael Jackson pernah menggelar konser di halaman gedung ini.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak