CERMIN: Sekali Lagi Kita Jatuh Cinta pada Pasangan Smith
Sabtu, 17 Februari 2024 - 08:55 WIB
loading...
A
A
A
Kita melihat keduanya berusaha menjaga jarak satu sama lain, terkesan kaku, dan mencoba menegaskan hubungan profesional mereka. Skenario memberi waktu yang cukup bagi kita untuk melihat bagaimana keduanya saling mengenali, mencoba beradaptasi, dan witing tresno jalaran soko kulino, benar-benar jatuh cinta sama lain.
Duo kreator, Francesca Sloane dan Donald Glover, tahu betul resep yang dipunyai versi film yang tetap perlu dimiliki versi serialnya: reaksi kimiawi dahsyat antara dua pemeran utamanya. Maya Erskine adalah pilihan yang sangat tepat untuk menggantikan Phoebe Waller-Bridge yang mundur karena perbedaan kreatif. Saya malah tak bisa membayangkan serial Mr & Mrs Smith bakal seasyik ini jika Phoebe berduet dengan Donald.
![CERMIN: Sekali Lagi Kita Jatuh Cinta pada Pasangan Smith]()
Foto: Prime Video
Tapi memang butuh lebih dari sekadar reaksi kimiawi yang luber hingga ke luar layar untuk bisa menikmati delapan episode serial yang tayang di Prime Video ini. Sebagai John, Donald menginjeksikan karisma dan Maya menyuntikkan love-ability ke dalam persona yang dimainkannya.
Jadinya susah sekali untuk tak menyukai keduanya, tak menyukai bagaimana dinamika hubungan mereka yang terus berkembang sepanjang episode demi episode dan menunggu dengan tegang ledakan di episode akhir sebagaimana dalam versi filmnya.
Skenario yang cerdik, sering kali jahil dan tak terpikirkan, juga menjadi kekuatan dari serial ini. Untuk sebuah serial aksi yang justru cukup banyak adegan dialog (hanya) antara dua orang, dirakit dengan menarik dan sama sekali tak membosankan. Bagaimana misi mereka di tengah desing peluru dilakukan diselingi adegan konseling pernikahan di depan terapis menjadi sebuah atraksi tersendiri.
Dalam sebuah adegan yang kita anggap tak penting tapi setelah dipikirkan ternyata penting bagi konfirmasi karakter John, kita melihat Jane mempermainkan John yang bertemu mantannya dan mengatakan bahwa mantannya itu bertangan satu. Sebagaimana John, saya pun sebagai penonton berpikir, betulkah si mantan cuma bertangan satu hingga memilih memutar mundur episode tersebut. Keisengan luar biasa dari penulis skenario yang kreatif dan membuat serial ini terasa lentur bergerak.
![CERMIN: Sekali Lagi Kita Jatuh Cinta pada Pasangan Smith]()
Foto: Prime Video
Duo kreator, Francesca Sloane dan Donald Glover, tahu betul resep yang dipunyai versi film yang tetap perlu dimiliki versi serialnya: reaksi kimiawi dahsyat antara dua pemeran utamanya. Maya Erskine adalah pilihan yang sangat tepat untuk menggantikan Phoebe Waller-Bridge yang mundur karena perbedaan kreatif. Saya malah tak bisa membayangkan serial Mr & Mrs Smith bakal seasyik ini jika Phoebe berduet dengan Donald.

Foto: Prime Video
Tapi memang butuh lebih dari sekadar reaksi kimiawi yang luber hingga ke luar layar untuk bisa menikmati delapan episode serial yang tayang di Prime Video ini. Sebagai John, Donald menginjeksikan karisma dan Maya menyuntikkan love-ability ke dalam persona yang dimainkannya.
Jadinya susah sekali untuk tak menyukai keduanya, tak menyukai bagaimana dinamika hubungan mereka yang terus berkembang sepanjang episode demi episode dan menunggu dengan tegang ledakan di episode akhir sebagaimana dalam versi filmnya.
Skenario yang cerdik, sering kali jahil dan tak terpikirkan, juga menjadi kekuatan dari serial ini. Untuk sebuah serial aksi yang justru cukup banyak adegan dialog (hanya) antara dua orang, dirakit dengan menarik dan sama sekali tak membosankan. Bagaimana misi mereka di tengah desing peluru dilakukan diselingi adegan konseling pernikahan di depan terapis menjadi sebuah atraksi tersendiri.
Dalam sebuah adegan yang kita anggap tak penting tapi setelah dipikirkan ternyata penting bagi konfirmasi karakter John, kita melihat Jane mempermainkan John yang bertemu mantannya dan mengatakan bahwa mantannya itu bertangan satu. Sebagaimana John, saya pun sebagai penonton berpikir, betulkah si mantan cuma bertangan satu hingga memilih memutar mundur episode tersebut. Keisengan luar biasa dari penulis skenario yang kreatif dan membuat serial ini terasa lentur bergerak.

Foto: Prime Video
Lihat Juga :