alexametrics

Ibu Hamil Wajib Perhatikan Asupan Gizi Guna Atasi Bibir Sumbing

loading...
Ibu Hamil Wajib Perhatikan Asupan Gizi Guna Atasi Bibir Sumbing
Salah satu cara menurunkan risiko kelianan bibir dan lelangit sumbing, para ibu hamil wajib memperhatikan asupan gizi. Foto/Ilustrasi/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Untuk menurunkan risiko kelainan bibir dan lelangit sumbing, ibu hamil wajib memperhatikan asupan gizi selama masa kehamilan. Hal ini diungkapkan Kepala Divisi Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik RSCM-FKUI, Prof. dr. Chaula L. Sukasah, SpBP-RE (K).

"Kami berpesan kepada para wanita usia reproduktif pada umumnya dan ibu hamilkhususnya, untuk menurunkan risiko bayi yang dikandung menderita kelainan bibir dan lelangit sumbing, kiranya dapat lebih memperhatikan asupan gizi selama kehamilan sepeti mengkonsumsi makanan kaya folat," kata dr Chaula.



Mengingat masalah yang ditimbulkan dari kelainan ini tak hanya perihal penampilan, para ibu hamil juga harus menjalankan pola hidup sehat selama masa kehamilan. Seperti halnya menghindari komsumsi obat-obatan dan alkohol serta menghindari kebiasaan merokok.

"Tetapi juga dapat menimbulkan masalah suara yang sangau karena lelangit mulut anak tidak sempurna sehingga tidak dapat mengucapkan kata dengan baik, masalah minum atau makan seperti susu yang keluar dari hidung saat bayi menyusui, masalah infeksi telinga dan masalah pertumbuhan gigi dan tulang rahang atas," jelas staf konsultan bedah plastik craniofacial Cleft and Craniofacial Center, dr. Prasetyanugraheni Kreshanti, SpBP-RE (KKF).

Sementara, jumlah penderita bibir dan lelangit sumbing di Indonesia masih tergolong tinggi yaitu mencapai 7.500 per tahun untuk jumlah kasus baru. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi kecacatan pada anak usia 24-59 mencapai 0,53% dengan 0,08% diantaranya adalah anak yang menderita bibir dan lelangit sumbing.

"Hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti penyebab kelainan bibir dan lelangit sumbing ini. Namun diduga penyebabnya adalah multifaktorial diantaranya adalah faktor genetik dan faktor lingkungan selain faktor nutrisi dan paparan obat atau penyakit tertentu selama kehamilan," bebernya.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak