Mengenal Gloria Steinem, Jurnalis dan Aktivis yang Mengungkap Sisi Gelap Playboy Club
Selasa, 14 April 2020 - 18:59 WIB
loading...
A
A
A

Foto:Annie Leibovitz
Pada 1969, Gloria menerbitkan tulisan berjudul "After Black Power, Women's Liberation" yang membawa namanya menjadi seorang aktivis feminis nasional dan juga memimpin dalam beberapa kampanye mengenai kesetaraan gender.
Pada tahun yang sama, dia juga menulis esai yang berjudul "What It Would Be Like If Women Win" yang diterbitkan oleh majalah TIME membahas utopia kesetaraan gender.
Dia juga turut andil dalam mendirikan Women's Action Alliance yang berperan sebagai pusat informasi nasional dengan spesialisasi pendidikan multikultural bagi anak, serta kaukus politik perempuan. Orgnisasi ini juga punya visi meningkat kesadaran akan kesetaraan bagi perempuan di lingkungan kerja.
Gloria Steinem yang mengawali karier sebagai seorang jurnalis, banyak menyuarakan aksinya melalui tulisan. Dia juga menolak sunat pada perempuan dalam artikel yang dia tulis.
Muhammad Firda Azil
Kontributor GenSINDO
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Instagram: @mf_azil
(it)
Lihat Juga :