Gelar Konser Amal, Dompet Dhuafa Gencarkan Kampanye Layanan Digital
Kamis, 30 April 2020 - 22:02 WIB
loading...
Dompet Dhuafa merasa memiliki kewajiban untuk menggerakan roda ekonomi zakat maupun kemanusiaan meskipun di tengah badai Covid-19. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Bulan Ramadhan 1441 H atau 2020 M menjadi momen yang spesial dan sangat berbeda. Pandemi virus corona (Covid-19) menjadi pembedanya. Seluruh belahan dunia sedang menghadapi krisis kesehatan. Hal ini pun menjadi tantangan besar bagi lembaga zakat khususnya Dompet Dhuafa dalam menjalani bulan Ramadhan.
Hiruk pikuk donatur di konter maupun kantor zakat berkurang apalagi sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah kota besar memicu penurunan aktivitas masyarakat di luar rumah. Lesunya perputaran ekonomi di masyarakat juga memicu dampak lemahnya perputaran zakat.
Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa, drg. Imam Rulyawan MARS., mengungkapkan, Dompet Dhuafa sebagai lembaga kemanusiaan, yang juga mengelola Ziswaf (Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf), memiliki kewajiban untuk menggerakan roda ekonomi zakat maupun kemanusiaan meskipun di tengah badai Covid-19. Selain itu, menjadikan Ramadhan tahun ini sebagai tantangan yang harus dihadapi bersama-sama.
"Untuk program Ramadhan 1441 H tahun ini, Dompet Dhuafa terus menggencarkan, mengimbau dan mengajak masyarakat dengan berbagai macam fitur digital. Sehingga semakin banyak masyarakat yang terpapar informasi mudahnya berzakat dan berdonasi melalui pembayaran digital," terang Imam dalam keterangan resminya, Kamis (30/4).
"Kini Dompet Dhuafa akan melakukan kampanye ini lebih besar lagi melalui layanan digital fundraising. Dompet Dhuafa juga terus mengoptimalkan jaringan di 34 propinsi dan 200 zona layanan di nusantara serta jaringan global Dompet Dhuafa di 30 negara," tambahnya.
Selain itu, lanjut Imam, beberapa program offline seperti pengajian perkantoran, qultum menjelang berbuka, pengajian sekolah dialihkan ke digital menjadi pengajian online, tadarus bersama by IG Live atau Youtube. Termasuk qultum dengan tausiyah online kerjasama dengan berbagai media.
Pada kesempatan yang sama, Plt Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa, Dhoni Marlan menambahkan bahwa pihaknya sebelumnya sudah berencana membuka gerai dan konter zakat di mall dan perkantoran. Akan tetapi dengan adanya Covid-19, layanan gerai dan konter ditiadakan.
Hiruk pikuk donatur di konter maupun kantor zakat berkurang apalagi sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah kota besar memicu penurunan aktivitas masyarakat di luar rumah. Lesunya perputaran ekonomi di masyarakat juga memicu dampak lemahnya perputaran zakat.
Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa, drg. Imam Rulyawan MARS., mengungkapkan, Dompet Dhuafa sebagai lembaga kemanusiaan, yang juga mengelola Ziswaf (Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf), memiliki kewajiban untuk menggerakan roda ekonomi zakat maupun kemanusiaan meskipun di tengah badai Covid-19. Selain itu, menjadikan Ramadhan tahun ini sebagai tantangan yang harus dihadapi bersama-sama.
"Untuk program Ramadhan 1441 H tahun ini, Dompet Dhuafa terus menggencarkan, mengimbau dan mengajak masyarakat dengan berbagai macam fitur digital. Sehingga semakin banyak masyarakat yang terpapar informasi mudahnya berzakat dan berdonasi melalui pembayaran digital," terang Imam dalam keterangan resminya, Kamis (30/4).
"Kini Dompet Dhuafa akan melakukan kampanye ini lebih besar lagi melalui layanan digital fundraising. Dompet Dhuafa juga terus mengoptimalkan jaringan di 34 propinsi dan 200 zona layanan di nusantara serta jaringan global Dompet Dhuafa di 30 negara," tambahnya.
Selain itu, lanjut Imam, beberapa program offline seperti pengajian perkantoran, qultum menjelang berbuka, pengajian sekolah dialihkan ke digital menjadi pengajian online, tadarus bersama by IG Live atau Youtube. Termasuk qultum dengan tausiyah online kerjasama dengan berbagai media.
Pada kesempatan yang sama, Plt Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa, Dhoni Marlan menambahkan bahwa pihaknya sebelumnya sudah berencana membuka gerai dan konter zakat di mall dan perkantoran. Akan tetapi dengan adanya Covid-19, layanan gerai dan konter ditiadakan.
Lihat Juga :