alexametrics

Pria Berisiko Tinggi Kena Serangan Jantung Saat Bercinta

loading...
Pria Berisiko Tinggi Kena Serangan Jantung Saat Bercinta
Pria memiliki risiko tinggi terkena serangan jantung saat bercinta. Hal itu berdasarkan penelitian dari Paris Sudden Death Expertise Centre. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Pria memiliki risiko tinggi mengalami serangan jantung saat berhubungan seks. Penelitian terbaru dari Paris Sudden Death Expertise Centre menunjukkan bahwa pria, 4 kali lebih mudah meninggal akibat serangan jantung saat bercinta.

Dilansir Evening Standard, hanya 12% pria yang menderita serangan jantung saat berhubungan seks yang mampu bertahan hidup. Menurut penelitian, ini disebabkan wanita terlalu malu meminta pertolongan saat pasangannya terkena serangan jantung.



Dibandingkan meminta pertolongan, wanita akan lebih melakukan cardiopulmonary resusication atau CPR, pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti fungsi denyut jantung sendiri.



Penelitian ini dilakukan pada rumah sakit jantung di Paris yang menganalisis 246 kasus pria menderita serangan jantung. Dari angka tersebut, rata-rata 17 orang di antaranya berusia 53 tahun dan mengalami serangan jantung setelah melakukan hubungan seks.



Fakta lainnya, kurang dari separuh pria dalam penelitian ini diketahui mendapatkan pertolongan berupa CPR dan pernah mengalami serangan jantung saat berhubungan seks. Namun, 80% pria tidak bisa tertolong karena terlambat mendapat pertolongan dan pengobatan.



"Wanita jadi terkejut. Mereka tidak tahu, bagaimana harus bereaksi. Apalagi saat berhubungan seks, suami telanjang. Wanita juga telanjang. Mereka mungkin takut memanggil tetangga. Ada rasa malu yang besar. Tapi pesan yang harus diperhatikan mulai sekarang, Anda harus menyelamatkan suami Anda dengan segera," jelas peneliti Dr Ardalan Sharifzadehgan dari Paris Sudden Death Expertise Centre.
(tdy)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak