alexametrics

Sony Sudah Persiapkan Nama untuk Semesta Marvel Mereka

loading...
Sony Sudah Persiapkan Nama untuk Semesta Marvel Mereka
Sony ternyata punya nama untuk menyebut 900 karakter Marvel yang mereka pegang lisensinya, yaitu Sonys Universe of Marvel Characters alias SUMC. (Screen Rant)
A+ A-
LOS ANGELES - Hingga saat ini, Sony memegang lisensi untuk sekitar 900 karakter Marvel. Mereka pun sudah menciptakan nama untuk franchise Marvel mereka itu, yaitu Sony’s Universe of Marvel Character alias SUMC.

Nama franchise itu awalnya diungkapkan Variety. Majalah itu juga mengeksplorasi bahwa studio itu berencana untuk membuat lebih banyak film di semesta Spider-Man mereka setelah perilisan Venom pada Oktober mendatang.

“Kami fokus untuk setia pada komik,” papar Sanford Panitch, presiden Colombia Pictures. Variety mengatakan eksekutif itu sedang mengawasi apa yang secara internal disebut Sony’s Universe of Marvel Characters.

Menurut ComicBook.com, nama itu memang bukan nama resmi. Jika pun iya, maka bukanlah nama yang bakal familiar untuk dunia mainstream. Meski begitu, menyebutnya sebagai Spider-Man Universe—seperti yang selama ini dikenal—tidak adil karena terlalu membatasi sementara mereka punya 900 karakter. Menambah kata Marvel Universe mungkin bakal lebih menarik, walaupun akan membuat bingung penonton yang sudah terbiasa dengan Marvel Cinematic Universe di Disney.

Pemberian nama itu punya keterkaitan erat dengan suksesnya Spider-Man: Homecoming yang dirilis tahun lalu. Sony dikabarkan berencana dan sedang memproduksi sejumlah film yang diangkat dari karakter Marvel, seperti Spider-Man: Homecoming, Venom, Morbius The Living Vampire, Black Cat, Silver Sable  dan Jackpot.

Meski begitu, ujian Sony akan berada di tangan film Venom. Jika film yang dibintangi Tom Hardy itu gagal sukses di box office, maka Sony mungkin akan kembali mempertimbangkan untuk membuat film solo.
(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak