Review Film Joni Sok Jagoan: Kala Sesaat Jadi Polisi
Rabu, 28 Februari 2024 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kalem - yang buat saya rasanya agak ajaib ada polisi menjawab dengan kalem saat ada yang menyindir menilang cuma untuk cari duit dan mempertanyakan pekerjaannya - si petugas menjawab pekerjaan polisi banyak. "Jadi jangan sembarangan komentar," tutup si petugas.
Dibalas Joni, "Oh, gitu. Oke deh, Pak. Saya berdoa sama Allah supaya jadi polisi, biar bisa komentari kerjaan Bapak." Joni mengatakannya sambil menunjuk dada si polisi.
Sejurus kemudian, keajaiban terjadi.
Joni dan si polantas berganti peran. Baju mereka tertukar. Joni jadi polisi, si polantas jadi anak SMA. Kemudian dari kejauhan terdengar seorang perempuan minta tolong. Tasnya berisi sepatu hak dijambret preman.
Joni yang kini jadi polisi dengan sangat terpaksa dan teramat ketakutan mengejar pelaku penjambretan.
Film ini punya pesan mulia untuk tidak menyepelekan tugas polisi. Menilang bagian tugas polisi, begitu juga menangkap penjahat. Setelah jadi bulan-bulanan preman yang ia buru, Joni sadar jadi polisi tak gampang. Ia kapok dan berhenti meremehkan polisi.
![Review Film Joni Sok Jagoan: Kala Sesaat Jadi Polisi]()
Foto: Vidio
Dibalas Joni, "Oh, gitu. Oke deh, Pak. Saya berdoa sama Allah supaya jadi polisi, biar bisa komentari kerjaan Bapak." Joni mengatakannya sambil menunjuk dada si polisi.
Sejurus kemudian, keajaiban terjadi.
Joni dan si polantas berganti peran. Baju mereka tertukar. Joni jadi polisi, si polantas jadi anak SMA. Kemudian dari kejauhan terdengar seorang perempuan minta tolong. Tasnya berisi sepatu hak dijambret preman.
Joni yang kini jadi polisi dengan sangat terpaksa dan teramat ketakutan mengejar pelaku penjambretan.
Film ini punya pesan mulia untuk tidak menyepelekan tugas polisi. Menilang bagian tugas polisi, begitu juga menangkap penjahat. Setelah jadi bulan-bulanan preman yang ia buru, Joni sadar jadi polisi tak gampang. Ia kapok dan berhenti meremehkan polisi.

Foto: Vidio
Lihat Juga :