Kemenparekraf Fasilitasi Pelatihan pada 10 Desa Wisata di Gorontalo agar Bisa Jangkau Pasar Lebih Luas
Kamis, 29 Februari 2024 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
“Tahun ini kami berharap naik level. Naik levelnya tidak hanya onboarding tapi berapa besaran transaksinya juga mulai menjadi perhatian,” kata Marhen.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Gorontalo Aryanto Husein menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Gorontalo sebagai lokasi pelaksanaan rangkaian program Beti Dewi 2024. Ini menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus mendorong pelaku parekraf Gorontalo agar lebih berdaya.
“Oleh karenanya saya mengucapkan terima kasih atas program ini. Buat semua peserta kita tidak akan berakhir di sini, kami akan menyiapkan program yang tentunya didampingi oleh Kemenparekraf,” kata Aryanto.
Menurut Kepala Desa Wisata Taman Laut Olele Candra Nauko, kegiatan Beti Dewi sangat bermanfaat bagi pelaku usaha khususnya Pokdarwis yang bersentuhan langsung dengan pariwisata dan ekonomi kreatif. Candra berharap program ini dapat berkelanjutan.
“Karena dengan adanya program Beti Dewi kami dibekali bagaimana bisa menjual produk kami, kemudian pemasarannya juga dijelaskan. Kami dibekali satu link untuk memasarkan semua produk pariwisata yang ada di desa kami baik homestay, suvenir, paket wisata. Dan bahkan kami bisa melihat neraca yang ada di aplikasi. Insya Allah program ini berkepanjangan,” kata Candra.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Gorontalo Aryanto Husein menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Gorontalo sebagai lokasi pelaksanaan rangkaian program Beti Dewi 2024. Ini menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus mendorong pelaku parekraf Gorontalo agar lebih berdaya.
“Oleh karenanya saya mengucapkan terima kasih atas program ini. Buat semua peserta kita tidak akan berakhir di sini, kami akan menyiapkan program yang tentunya didampingi oleh Kemenparekraf,” kata Aryanto.
Menurut Kepala Desa Wisata Taman Laut Olele Candra Nauko, kegiatan Beti Dewi sangat bermanfaat bagi pelaku usaha khususnya Pokdarwis yang bersentuhan langsung dengan pariwisata dan ekonomi kreatif. Candra berharap program ini dapat berkelanjutan.
“Karena dengan adanya program Beti Dewi kami dibekali bagaimana bisa menjual produk kami, kemudian pemasarannya juga dijelaskan. Kami dibekali satu link untuk memasarkan semua produk pariwisata yang ada di desa kami baik homestay, suvenir, paket wisata. Dan bahkan kami bisa melihat neraca yang ada di aplikasi. Insya Allah program ini berkepanjangan,” kata Candra.
(tsa)
Lihat Juga :