alexametrics

Setelah Menjadi Aktor Kaya, Bradley Cooper Kini Jadi Sutradara

loading...
Setelah Menjadi Aktor Kaya, Bradley Cooper Kini Jadi Sutradara
Setelah Menjadi Aktor Kaya, Bradley Cooper Kini Jadi Sutradara
A+ A-
DARI status sebagai pria seksi berpengaruh yang masuk dalam deretan aktor dengan bayaran termahal, Bradley Cooper kini mulai menjajal bakatnya yang lain, menjadi sutradara film layar lebar.

Tak tanggungtanggung, debut filmnya langsung dibintangi Lady Gaga. Jika ingat film komedi The Hangover, maka siapa pun akan ingat Bradley Cooper. Film yang dirilis pada 2009 ini memang fenomenal. The Hangover tak hanya memenangi Golden Globe untuk best motion picturecomey or musical, tapi juga laris manis hingga memperoleh pendapatan USD467,5 juta (Rp6,7 triliun).

Bersamaan dengan sukses manis film tersebut, nama Bradley ikut meledak usai membintangi film tersebut. Dia mendapat pujian dari New York Times, tampil di sampul majalah Details, dan mendapat julukan sebagai Lelaki Terseksi versi majalah People.

Tampan, lucu, dengan senyum dan mata memikat membuat wajah Bradley banyak digila-gilai kaum hawa. Namun, Bradley seolah membuktikan dirinya tidak hanya bermodalkan tampang dan bisa berakting di genre apa pun.

Seperti peran yang kompleks dalam film-film seperti The Place Beyond The Pines dan American Sniper yang juga diproduserinya. Dia juga membuktikan bahwa dia masih bisa mengambil peran sebagai seorang penjahat yang dicintai, seperti Face dalam film A-Team.

Berkat American Hustle, Guardians of the Galaxy, dan American Sniper, Bradley pun masuk dalam daftar aktor dengan bayaran termahal versi majalah Forbes pada 2014 dan 2015. Pada 2015 dia menghasilkan USD41,5 juta (Rp600 miliar), nyaris sejajar dengan Vin Diesel, Jackie Chan, dan Robert Downey Jr.

Pria kelahiran New York City, 5 Januari 1975 ini tercatat telah berperan di lebih dari 25 film. Secara total, film-filmnya telah memperoleh lebih dari USD4,9 miliar (Rp71 triliun) di seluruh dunia. Sejak tahun lalu, ayah satu anak ini pun menjajal menjadi sutradara dan penulis skenario.

Film yang menjadi debutnya itu adalah film drama romansa musikal A Star is Born. Film yang juga diproduseri dan dibintanginya bersama Lady Gagaini akan dirilis pada Oktober mendatang. Dikutip Forbes, Bradley menuturkan Lady Gaga menyebut kolaborasi mereka di film ini sebagai barter.

Bradley membantu Gaga dalam debut pertamanya sebagai bintang utama, sementara Gaga membantu Bradley memberikan keahlian bermusiknya. Walau belum dirilis, film ini sudah mendapat banyak pujian dari media massa di Amerika Serikat karena dinilai kuat menampilkan sosok kedua bintang dengan karakter mereka dalam film.

Selain itu, pria berdarah Italia ini akan kembali tampil kembali dalam film waralaba Marvel Guardians of the Galaxy sebagai pengisi suara Rocket. Pada awal April lalu, Bradley juga terlibat kerja sama dengan aktor senior Robert De Niro di Tribeca Film Festival.

Keduanya terlihat bertukar cerita tentang akting dan menyutradarai di festival tersebut. Keduanya juga sempat berada dalam satu layar seperti dalam Limitless, Silver Linings Playbook, dan American Hustle.

Bahkan, dalam Silver Linings Playbook, Bradley mengaku bisa pulih pascakehilangan ayahnya yang meninggal karena sakit kanker paru-paru berkat berperan menjadi anak Robert De Niro. Meski sempat diremehkan pada awal kariernya, lama-kelamaan semua orang menaruh hormat kepada Bradley.

Robert De Niro memujinya karena dia patuh menjalani latihan vokal setiap hari sebelum syuting. Bahkan, Ben Affleck juga pernah berkonsultasi dengannya saat hendak berperan di film Argo.

Affleck pun memuji Bradley sebagai sosok aktor yang benar-benar pintar dan sangat mendalam. Tergugah Film The Elephant Man Dikutip Standard, Bradley menceritakan ketertarikannya di dunia akting dimulai saat dirinya berusia 12 tahun.

Kala itu mendiang ayahnya menunjukkan film The Elephant Man. Film biopik ini dirilis pada 1980, bercerita tentang Joseph Merrick yang wajahnya cacat sejak lahir. Sejak menonton film tersebut, Bradley kecil mengaku terpana dengan dunia akting.

Dia sempat belajar bahasa Inggris di Universitas Georgetown dan kemudian masuk ke sekolah drama di New York. Saat menjadi mahasiswa drama pada 1999, Bradley sempat masuk ke Rumah Sakit Royal London dan membujuk seorang staf untuk mengajaknya berkeliling taman tempat The Elephant Man melakukan syuting.

Kekasih model Rusia Irina Shayk ini pun akhirnya mencoba masuk layar kaca melalui acara Alias saat dirinya berusia 23 tahun. Sementara itu, peran pertamanya di layar lebar adalah pada 2001 ketika berperan menjadi Ben dalam Wet Hot American Summer.
(don)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak