Kreator Dragon Ball Akira Toriyama Meninggal dalam Usia 68 Tahun
Jum'at, 08 Maret 2024 - 11:39 WIB
loading...
Kreator manga dan anime Dragon Ball Akira Toriyama meninggal dalam usia 68 tahun karena sakit. Foto/via CBR
A
A
A
JEPANG - Kreator manga Dragon Ball Akira Toriyama meninggal pada 1 Maret 2024 karena penyakit subdural hematoma akut.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Bird Studio dan Capsule Corporation Tokyo pada hari ini (8/3). Mereka juga merilis pernyataan resmi terkait tutup usianya sang seniman yang lahir di Nagoya, Aichi, Jepang, pada 1955 itu.
Berdasarkan pernyataan itu, Akira Toriyama disebut masih memiliki beberapa proyek yang belum diselesaikannya. "Dengan sangat menyesal, dia masih punya beberapa kreasi yang sedang dikerjakan dengan antusias. Dia masih punya banyak hal untuk diraih," demikian pernyataan resmi tersebut, dikutip dari akun resmi X Dragon Ball Official.
Baca Juga: 5 Jurus Terkuat Kenjaku di Jujutsu Kaisen, Domain Expansion hingga Manipulasi Roh Terkutuk
Upacara pemakaman diadakan bersama keluarga dan beberapa kerabatnya. Ini untuk memenuhi permintaannya agar upacara dilakukan dengan tenang. Pernyataan resmi itu juga menuliskan bahwa mereka tidak akan menerima bunga, hadiah belasungkawa, kunjungan, sesaji dan lainnya. Mereka juga meminta media tidak melakukan wawancara dengan keluarganya.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Bird Studio dan Capsule Corporation Tokyo pada hari ini (8/3). Mereka juga merilis pernyataan resmi terkait tutup usianya sang seniman yang lahir di Nagoya, Aichi, Jepang, pada 1955 itu.
Berdasarkan pernyataan itu, Akira Toriyama disebut masih memiliki beberapa proyek yang belum diselesaikannya. "Dengan sangat menyesal, dia masih punya beberapa kreasi yang sedang dikerjakan dengan antusias. Dia masih punya banyak hal untuk diraih," demikian pernyataan resmi tersebut, dikutip dari akun resmi X Dragon Ball Official.
Baca Juga: 5 Jurus Terkuat Kenjaku di Jujutsu Kaisen, Domain Expansion hingga Manipulasi Roh Terkutuk
Upacara pemakaman diadakan bersama keluarga dan beberapa kerabatnya. Ini untuk memenuhi permintaannya agar upacara dilakukan dengan tenang. Pernyataan resmi itu juga menuliskan bahwa mereka tidak akan menerima bunga, hadiah belasungkawa, kunjungan, sesaji dan lainnya. Mereka juga meminta media tidak melakukan wawancara dengan keluarganya.
Lihat Juga :