Kok Bisa, Sesuatu Jadi Tren? Yuk, Simak Prosesnya!
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 21:46 WIB
loading...
Tren gak tercipta dalam semalam, tapi bertahap dan melibatkan kelompok-kelompok tertentu. Foto/Stephen Collins, Collins Photos
A
A
A
JAKARTA - Kalau kita mendengar kata ‘tren’, pasti yang pertama muncul di kepala kita adalah aplikasi TikTok dan cloud bread yang masih viral sampai sekarang.
Orang-orang selalu berbondong mencoba sesuatu yang jadi tren biar katanya gak ketinggalan zaman.
Tapi kalian pernah gak, sih, penasaran gimana prosesnya sebuah makanan atau desain baju tertentu bisa jadi tren di kalangan anak muda? Kalau penasaran, di bawah ini adalah jawabannya.
Semua ini bisa dijelasin dengan teori Diffusion of Innovation yang dikembangin oleh E.M Rogers pada tahun 1962.
Teori ini menjelaskan gimana seiring waktu, sebuah ide atau produk mendapatkan momentum dan menyebar di tengah masyarakat.
Alhasil, karena difusi ini, orang sebagai bagian dari sistem sosial mengadopsi ide baru, perilaku, atau produk.
Teori ini dibagi jadi lima tahapan yang diwakili oleh aktor-aktor yang terlibat dalam tiap proses difusi. (Baca Juga: Selfie Dysmorphia, Penyakit Psikologis di Balik Tren FaceApp )
1. PARA PENDAHULU (THE INNOVATORS)
![Kok Bisa, Sesuatu Jadi Tren? Yuk, Simak Prosesnya!]()
Foto: astons.com
Inovator adalah mereka yang berkenan mencoba sebuah ide, perilaku atau produk yang baru. Mereka cenderung senang ketika dikasih kesempatan mencoba produk baru dan terkadang jadi kurang berminat dengan sesuatu yang mainstream.
Orang-orang selalu berbondong mencoba sesuatu yang jadi tren biar katanya gak ketinggalan zaman.
Tapi kalian pernah gak, sih, penasaran gimana prosesnya sebuah makanan atau desain baju tertentu bisa jadi tren di kalangan anak muda? Kalau penasaran, di bawah ini adalah jawabannya.
Semua ini bisa dijelasin dengan teori Diffusion of Innovation yang dikembangin oleh E.M Rogers pada tahun 1962.
Teori ini menjelaskan gimana seiring waktu, sebuah ide atau produk mendapatkan momentum dan menyebar di tengah masyarakat.
Alhasil, karena difusi ini, orang sebagai bagian dari sistem sosial mengadopsi ide baru, perilaku, atau produk.
Teori ini dibagi jadi lima tahapan yang diwakili oleh aktor-aktor yang terlibat dalam tiap proses difusi. (Baca Juga: Selfie Dysmorphia, Penyakit Psikologis di Balik Tren FaceApp )
1. PARA PENDAHULU (THE INNOVATORS)

Foto: astons.com
Inovator adalah mereka yang berkenan mencoba sebuah ide, perilaku atau produk yang baru. Mereka cenderung senang ketika dikasih kesempatan mencoba produk baru dan terkadang jadi kurang berminat dengan sesuatu yang mainstream.
Lihat Juga :