alexametrics

Pasar Triwindu Solo Jadi 'Surga' Belanja Barang Antik

loading...
Pasar Triwindu Solo Jadi Surga Belanja Barang Antik
Pasar Triwindu Solo menjadi surga belanja barang antik. Para turis yang datang ke Solo kerap meluangkan waktunya datang ke tempat ini. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Berencana liburan ke Solo? Jangan lupa mampir ke Pasar Triwindu Solo. Tempat ini cocok dijadikan wisata budaya dan belanja yang bisa membuat bahagia,khususnya pecinta barang lama.

Pasar Triwindu Solo menawarkan banyak barang antik bekas pakai yang kualitasnya masih terjamin. Wisatawan bisa membeli dan membawa pulang beberapa barang untuk dipajang di rumah.

Dikutip Travelingyuk, berdasarkan sejarah, pasar khas yang hanya ada di Solo ini sudah berdiri sejak 1939. Pasar ini pertama kali didirikan untuk meramaikan acara naik tahta Adipati Sri Mangkunegara VII atau dalam istilah Jawa ketiga windu atau triwindu. Windu adalah sebutan penanggalan Jawa untuk 8 tahun. Sementara tri adalah 3 yang artinya 3 kali 8 tahun.

Pada awalnya, Pasar Triwindu Solo berdiri di tanah kekuasaan milik Pura Mangkunegaran. Tanah ini kemudian beralih kepemilikan menjadi kepunyaan Pemerintah Kota Surakarta. Meski sudah mulai digagas sejak 1939, pasar ini baru diresmikan pada 2011 oleh Wali Kota Solo Joko Widodo. Sejak itu, nama Triwindu berubah menjadi Windujenar.



Pasar Triwindu Solo difungsikan sebagai pasar barang-barang antik sejak zaman dulu. Namun, keberadaanya sudah menjadi bagian dari wisata budaya Kota Solo yang wajib untuk dikunjungi. Pemerintah Solo juga menaruh perhatian yang besar terhadap pasar ini. Berbagai renovasi pada bangunan dilakukan. Kini Pasar Triwindu Solo menjadi lebih rapi, tertata dan nyaman.

Wisatawan yang menaruh minat pada barang antik, berkunjung ke Pasar Triwindu Solo menjadi surga. Di sini, banyak terdapat barang antik bekas pakai yang masih terawat dengan baik seperti perabotan vintage lucu sejak masa lalu yang bernilai seni, serta sejarah tinggi, mulai piring-piring antik, kursi, lemari, gramofon, cermin, koin kuno, sepeda kuno dan perabot lain yang semuanya masih awet sejak dari masa lalu.

Wisatawan mancanegara kerap berkunjung. Keunikan barang-barang yang dijual memang menjadi daya tarikĀ  tersendiri. Pasar ini letaknya sangat strategis, yaitu di tengah kota di Jalan Diponegoro, Solo dan mulai buka pukul 09:00 WIB sampai 16:00 WIB. Biasanya, pasar akan lebih ramai pada masa-masa liburan. Menariknya, pembeli bisa menawar barang yang diinginkan.
(tdy)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak