Jumlah Kunjungan Tembus 6 Ribu di Awal Ramadan 2024, Sandiaga Uno Dorong Masjid Istiqlal Jadi Destinasi Wisata Halal
Sabtu, 16 Maret 2024 - 21:32 WIB
loading...
Sandiaga Uno melihat bahwa pariwisata halal dan kreatif saling berdampingan di Masjid Istiqlal. Foto/MPI/Dimas Andhika Fikri
A
A
A
JAKARTA - Indonesia berhasil menduduki peringkat teratas sebagai destinasi ramah muslim di dunia pada peringkat teratas Indeks Perjalanan Muslim Global (Global Muslim Travel Index/GMTI) 2023 yang dikeluarkan oleh Mastercard dan CrescentRating. Prestasi membanggakan ini tentu tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam mengembangkan destinasi berbasis halal di dalam negeri.
Berbagai program pun telah dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif demi menggaungkan nama Indonesia di kancah internasional. Salah satunya memberikan tiga layanan tambahan dasar yakni Need to have (layanan makanan halal dan fasilitas untuk mendirikan shalat), Good to have (toilet yang ramah muslim dan muslimah), dan Nice to have (fasilitas rekreasi yang ramah keluarga muslim).
Dampak dari program tersebut kini mulai dirasakan. Jumlah kunjungan wisatawan yang ingin merasakan sensasi destinasi wisata halal di Indonesia mulai meningkat. Sebut saja Masjid Istiqlal di Jakarta yang mengalami peningkatan cukup signifikan di awal Ramadan tahun ini.
Baca Juga: Bali Raih Penghargaan The Best Island dalam DestinAsian Readers' Choice Awards 2024
“Saya diberi tahu tahun lalu hanya 3 ribu jamaah/kunjungan. Tapi tahun ini jumlahnya lebih dari 6 ribu yang hadir di Istiqlal untuk berbuka puasa bersama. Kegiatannya juga paling padat dari segi jumlah penceramah dan kegiatan-kegiatan amaliah lain,” papar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2024).
Sandiaga Uno menambahkan, di akhir pekan ini, Masjid Istiqlal masih memiliki peluang besar untuk menambah jumlah kunjungan hingga 7 ribu atau dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, ia mengundang para donatur maupun perusahaan-perusahaan swasta untuk turut berkolaborasi meramaikan suasana Ramadan di Masjid Istiqlal.
Berbagai program pun telah dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif demi menggaungkan nama Indonesia di kancah internasional. Salah satunya memberikan tiga layanan tambahan dasar yakni Need to have (layanan makanan halal dan fasilitas untuk mendirikan shalat), Good to have (toilet yang ramah muslim dan muslimah), dan Nice to have (fasilitas rekreasi yang ramah keluarga muslim).
Dampak dari program tersebut kini mulai dirasakan. Jumlah kunjungan wisatawan yang ingin merasakan sensasi destinasi wisata halal di Indonesia mulai meningkat. Sebut saja Masjid Istiqlal di Jakarta yang mengalami peningkatan cukup signifikan di awal Ramadan tahun ini.
Baca Juga: Bali Raih Penghargaan The Best Island dalam DestinAsian Readers' Choice Awards 2024
“Saya diberi tahu tahun lalu hanya 3 ribu jamaah/kunjungan. Tapi tahun ini jumlahnya lebih dari 6 ribu yang hadir di Istiqlal untuk berbuka puasa bersama. Kegiatannya juga paling padat dari segi jumlah penceramah dan kegiatan-kegiatan amaliah lain,” papar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2024).
Sandiaga Uno menambahkan, di akhir pekan ini, Masjid Istiqlal masih memiliki peluang besar untuk menambah jumlah kunjungan hingga 7 ribu atau dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, ia mengundang para donatur maupun perusahaan-perusahaan swasta untuk turut berkolaborasi meramaikan suasana Ramadan di Masjid Istiqlal.
Lihat Juga :