alexametrics

Trik Pergi ke Jepang dengan Naik Pesawat Kelas Bisnis Gratis

loading...
Trik Pergi ke Jepang dengan Naik Pesawat Kelas Bisnis Gratis
Liburan berdana minim ke Jepang tapi bisa naik pesawat di kelas bisnis bukan lagi sebuah impian. Ada cara yang bisa dipakai untuk mewujudkan impian tersebut. (Sindonews/Diana Rafikasari)
A+ A-
JAKARTA - Liburan ke destinasi favorit seperti Jepang dengan pesawat kelas bisnis dan budget minim atau bahkan gratis merupakan impian banyak traveler. Menariknya, saat ini, hal tersebut tidak hanya sekedar impian alias bisa dirasakan oleh siapa saja.

Salah satu trik yang bisa dilakukan untuk mengakali tingginya harga tiket pesawat kelas bisnis keluar negeri adalah dengan memanfaatkan loyalty program. Program ini biasaya diadakan oleh brand tertentu dengan tujuan memberi penghargaan kepada konsumen yang sudah melakukan pembelian berulang kali terhadap barand tertentu.

Loyalty program yang tengah menjadi tren di industri penerbangan adalah mileage. "Banyak banget (loyalty program). Ada GarudaMiles dari Garuda Indonesia, Japan Airlines, Singapore Airlines, Cathay Pacific, Malaysia Airlines. Pilih salah satu aja, nggak usah pergi ke semuanya," ujar Marianne Rumantir, CEO Member.id sekaligus travel hacker saat jumpa pers di Blue Jasmine Restaurant, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

"Kalo loyal sama Garuda, lanjutin aja Garuda. Nggak berati ngumpulin point disemuanya. Pilih salah satu aja. Kalo saya kumpulin point-point dari banyak airlines kayak American Airlines," tambahnya.

Saat ini loyalty program dari maskapai penerbangan rutin dimanfaatkan para travel hacker atau para pelancong yang sering berpergian ke berbagai negara dengan budget hampir gratis melalui penukaran loyalty point mereka dengan tiket pesawat kelas bisnis. Misalnya saat Marianne terbang ke Jepang dengan memanfaatkan loyalty program dari Japan Airlines Mileage Bank.

Tiket penerbangan satu arah yang menggunakan pesawat Boeing 777-300ER ini biasanya berkisar Rp15—20 juta, namun dengan loyalty program, dia membayar jauh lebih rendah. Sementara loyalty point, point reward atau mileage pada maskapai penerbangan bisa didapat setelah membeli tiket penerbangan booking kamar hotel hingga rutin berbelanja dengan kartu kredit.

"Saat saya nginep di hotel, saya dapat point dan saya pakai point saya bukan untuk nginep lagi karena buat business class atau frist class. Jadi suatu saat kredit card itu penting banget. Di Indonesia banyak banget kartu kredit yang ngelink ke airlines tapi di Indonesia informasi kartu kreditnya kurang lengkap. Bahkan di bank sendiri kurang informasinya. Saya pengen orang di Indonesia bisa memanfaatkan gimana loyalty program," ujar dia.

Beragam informasi seputar promo tiket penerbangan, hotel atau kartu kredit yang bisa menghasilkan dan ditukar dengan loyalty point bisa didapat dengan mudah di banyak website. Salah satunya loyalhackers.com yang dibuat oleh startup Member.id, website Indonesia pertama yang menyediakan seluruh promo dan loyalty program penerbangan, kartu kredit, hotel dan restoran.

Dengan mengikuti tips dan trik travel hacking dari blog ini, generasi milenial Indonesia bisa berlibur ke berbagai negara dengan budget akomodasi yang hampir gratis. Blog ini juga berisikan tips dan trik seputar travel hacking dan review perjalanan traveller di berbagai kota di banyak belahan dunia.

"Karena di Indonesia masih sedikit informasi tentang loyalty program dan terutama bagaimana cara untuk travel hack maka Member.id buat blog loyalhackers.com supaya makin banyak orang yang bisa memanfaatkan loyalty program dengan cara yang lebih unik dari hanya sekedar memburu diskon," kata dia.
(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak