Review Film Arthur the King: Surat Cinta untuk Anjing Liar
Jum'at, 22 Maret 2024 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Karena berlatar perlombaan outdoor, penonton bisa menyaksikan pemandangan alam indah, dari sungai, bukit, dan hutan. Intinya, ini adalah film yang memanjakan mata dengan gerak kamera yang dinamis.
Sedangkan secara keseluruhan, film Arthur the King mempertahankan esensi narasi aslinya, yaitu menampilkan seekor anjing Arthur. Filmnya secara akurat menggambarkan pertemuan penting antara pembalap dan anjing liar yang mengubah hidupnya.
“Michael memberikan bakso kepada anjing tua kudis yang tak seorang pun pernah berbuat baik padanya,” ujar Mark Wahlberg yang juga memproduser film ini.
"Saat berjuang untuk memenangkan gelar, sesuatu terjadi dalam dirinya yang mengubah jalan hidupnya. Dia tahu dia perlu menyelamatkan anjing ini,” imbuhnya.
![Review Film Arthur the King: Surat Cinta untuk Anjing Liar]()
Foto: Lionsgate
Tentu saja, selayaknya film persahabatan antara manusia dan anjing, Arthur the King penuh dengan kisah haru. Apalagi dalam film digambarkan Arthur menderita sakit parah karena penyiksaan yang pernah dialaminya sebagai anjing liar.
Sedangkan secara keseluruhan, film Arthur the King mempertahankan esensi narasi aslinya, yaitu menampilkan seekor anjing Arthur. Filmnya secara akurat menggambarkan pertemuan penting antara pembalap dan anjing liar yang mengubah hidupnya.
“Michael memberikan bakso kepada anjing tua kudis yang tak seorang pun pernah berbuat baik padanya,” ujar Mark Wahlberg yang juga memproduser film ini.
"Saat berjuang untuk memenangkan gelar, sesuatu terjadi dalam dirinya yang mengubah jalan hidupnya. Dia tahu dia perlu menyelamatkan anjing ini,” imbuhnya.

Foto: Lionsgate
Tentu saja, selayaknya film persahabatan antara manusia dan anjing, Arthur the King penuh dengan kisah haru. Apalagi dalam film digambarkan Arthur menderita sakit parah karena penyiksaan yang pernah dialaminya sebagai anjing liar.
Lihat Juga :