Gunakan Bahan Dasar Ramah Lingkungan, ISAGO Ingin Ubah Stigma 'High Class' pada Perhiasan
Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:20 WIB
loading...
Natalia Ie (kiri), Co-CEO dan Co-Founder ISAGO, bersama Valencia Tanoesoedibjo dalam acara Soft Launching ISAGO di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2024). Foto/MPI/Nurul Amanah
A
A
A
JAKARTA - Bisnis perhiasan di Tanah Air sering kali menjadi bidang usaha yang eksklusif dan penggunaannya kerap diidentikkan dengan kalangan atas. ISAGO hadir untuk mengubah stigma tersebut dengan menghadirkan koleksi perhiasan yang ramah di kantong melalui penggunaan bahan dasar 14K recycled gold dan Lab-Grown Diamond.
Meski demikian, kualitasnya tetap tidak kalah dengan natural diamond pada umumnya, sehingga ISAGO dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan tidak tersegmentasi.
Penggunaan full emas daur ulang 14K ini sudah teruji bebas karat atau tidak mudah teroksidasi. Sementara untuk penggunaan Lab-Grown Diamonds bukan hanya menjadikan lebih ramah di kantong, melainkan juga ramah lingkungan bila ditinjau melalui produksinya yang tidak melewati proses penambangan, dibandingkan dengan natural diamond.
Baca Juga: Valencia Tanoesoedibjo Berkomitmen Kedepankan Bisnis Ramah Lingkungan lewat Koleksi Perhiasan ISAGO
Bisnis ini didirikan oleh Valencia Tanoesoedibjo bersama Jenifer Patricia, Hendra Zhou, Jeanice Lie, dan Natalia Ie, serta beberapa investor ternama, termasuk Nagita Slavina, Shandy Purnamasari, Hanifa Ambadar, dan Novita Imelda.
"Kita mau fokus untuk membuat perhiasan yang lebih affordable karena perhiasan selalu identik dengan high class. Dengan penggunaan dasar 14K recycled gold dan Lab-Grown Diamond jadi lebih menjangkau mass market," kata Natalia Ie, Co-CEO dan Co-Founder ISAGO dalam acara Soft Launching ISAGO di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2024).
Meski demikian, kualitasnya tetap tidak kalah dengan natural diamond pada umumnya, sehingga ISAGO dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan tidak tersegmentasi.
Penggunaan full emas daur ulang 14K ini sudah teruji bebas karat atau tidak mudah teroksidasi. Sementara untuk penggunaan Lab-Grown Diamonds bukan hanya menjadikan lebih ramah di kantong, melainkan juga ramah lingkungan bila ditinjau melalui produksinya yang tidak melewati proses penambangan, dibandingkan dengan natural diamond.
Baca Juga: Valencia Tanoesoedibjo Berkomitmen Kedepankan Bisnis Ramah Lingkungan lewat Koleksi Perhiasan ISAGO
Bisnis ini didirikan oleh Valencia Tanoesoedibjo bersama Jenifer Patricia, Hendra Zhou, Jeanice Lie, dan Natalia Ie, serta beberapa investor ternama, termasuk Nagita Slavina, Shandy Purnamasari, Hanifa Ambadar, dan Novita Imelda.
"Kita mau fokus untuk membuat perhiasan yang lebih affordable karena perhiasan selalu identik dengan high class. Dengan penggunaan dasar 14K recycled gold dan Lab-Grown Diamond jadi lebih menjangkau mass market," kata Natalia Ie, Co-CEO dan Co-Founder ISAGO dalam acara Soft Launching ISAGO di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2024).
Lihat Juga :