alexametrics

Gelar Acara Peduli Palu, PPK Berhasil Kumpulkan Donasi Puluhan Juta

loading...
Gelar Acara Peduli Palu, PPK Berhasil Kumpulkan Donasi Puluhan Juta
Perempuan Peduli Keadilan gelar acara amal bertajuk Cahaya Nusantara Peduli Palu di FX Sudirman, Jakarta, Rabu (7/11/2018). / Foto: SINDOnews/Diana Rafikasari
A+ A-
JAKARTA - Perempuan Peduli Keadilan (PPK) menggelar aksi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Palu dan sekitarnya. Bertajuk Cahaya Nusantara Peduli Palu, PPK melangsungkan kegiatannya itu sehari penuh di FX Sudirman, Jakarta, Rabu (7/11).

Kegiatan yang bertujuan untuk menggalang donasi bagi korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi, Donggala dan Parigi ini disajikan dengan beragam acara menarik. Bukan sekadar menggalang dana, acara yang diikuti anggota PPK Pusat dan DPD DKI Jakarta serta ratusan wanita lainnya dari Jakarta ini juga diisi dengan fashion show dari desainer ternama Tanah Air, charity bazaar hingga talk show kesehatan dan gaya hidup yang diisi oleh para pakarnya.

"Acara penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami Palu, Doggala, Sigi dan Parigi. Tapi bentuk acaranya enggak cuma minta donasi tapi ada parenting talk show dari BNN tentang bahaya narkoba, talk show kesehatan dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran. Talk show health and lifetsyle tentang gaya hidup sehat sepanjang usia. Selain talk show, acaranya ada lelang barang poduk desainer, fashion show lima desainer," terang Bendahara Umum PPK, Kreshna Sari Hamid di tengah acara.

"Bazaarnya kita ada tiga tipe. Pertama produk herbal, kecantikan, fashion and aksesoris sama makanan. Baju lebih ke nusantara. Semua desainer dalam negeri. Mereka memakai bahan-bahan dalam negeri kaya tenun, batik. Harganya mulai dari Rp500 ribu-Rp7 juta. Bazaar ini 10 persen keuntungannya akan disumbangkan untuk korban gempa dan tsunami Sigi, Donggala, Palu dan Parigi," jelasnya.

Sementara, beberapa barang yang dilelang di antaranya adalah sebuah lukisan bertajuk Nelayan karya JW. Sadia, Coquette de Fleurs Bag dari Brianstones by Dewi Abdy, Palembang Songket Clutch dari Brianstones by Dewi Abdy, Kain Tenun TTU by Pengungsi Rumah Pandai Desa Oelbinose Timor Tengah Utara dan Kain Tenun Bunan by Pengungsi at Rumah Pandai Desa Oelbinose Timor Tengah Utara.

Terdapat juga Selendang Tenun Sumba dari Naomi Tenun Sumba hingga produk herbal dari Annise Herbal. Dari hasil pelelangan tersebut, PPK berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp80 hingga Rp100 juta. Nantinya, uang yang terkumpul tersebut akan digunakan untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan para korban seperti pompa air, susu, popok hingga pakaian.

"Alhamdulillah keterima sekitar kurang lebih Rp80 sampai Rp100 juta seperti itu. Palu masalahnya rusak parah dan untuk ke depannya perawatan terus akan dilakukan. Kita akan menyumbang terus jadi enggak akan berhenti sampai di sini. Jadi kita akan berikan pompa air. Pompa untuk air bersih. Kita akan memberikan bukan sekadar uang saja. Seperti alat pompa air bersih, baju buat bayi, susu, pampers, kita belanjain. Pompa air itu, mereka di sana perlu air bersih," ungkapnya.

Melalui acara ini, Kreshna pun berharap dapat membantu dan meringankan para korban gempa dan tsunami di Sigi, Donggala, Palu dan Parigi. Apalagi seperti diketahui, perbaikan daerah tersebut masih berlangsung dan memakan waktu lama. "Kita berikan dalam bentuk yang bermanfaat yang berkepanjangan. Semoga membantu dan meringankan para korban," harapnya.
(nug)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak