alexametrics

Yuk, Kenali Metode Kontrasepsi untuk Merencanakan Keluarga

loading...
Yuk, Kenali Metode Kontrasepsi untuk Merencanakan Keluarga
wanita Indonesia memang sudah mulai mengenal metode kontrasepsi untuk merencanakan keluarga, tetapi masih sedikit yang menggunakannya. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Pengetahuan wanita Indonesia mengenai IUD sebagai salah satu pilihan metode kontrasepsi yang efektif untuk merencanakan keluarga terbilang tinggi, yaitu sekitar 79,2%. Namun, tingginya pengetahuan tersebut tidak diimbangi dengan tingginya angka pengguna IUD di Indonesia.

Terbukti, hanya sekitar 5% wanita di Indonesia yang menggunakan IUD untuk metode perencanaan keluarga. Mitos dan miskonsepsi yang salah terhadap alat kontrasepsi ini menjadi penyebab utama kaum perempuan menggunakan IUD. Padahal, IUD merupakan salah satu metode KB terbaik yang dapat digunakan untuk merencanakan keluarga karena efektivitas, keamanan serta kenyamanannya.

“Namun masih banyak wanita Indonesia yang ragu-ragu menggunakan IUD karena termakan mitos serta miskonsepsi yang beredar. Untuk itu, Andalan Kontrasepsi kembali mengkampanyekan mengenai manfaat IUD, serta meluruskan mitos yang beredar di masyarakat mengenai IUD lewat kampanye #SaatnyaAndalkanIUD," kata Norina Veronica selaku Product Manager Kontrasepsi Andalan.

"Dalam kampanye digital #SaatnyaAndalkanIUD yang sudah berjalan selama bulan Oktober 2018 melalui website maupun social media Andalan Kontrasepsi, wanita Indonesia dapat memperoleh pengetahuan yang jelas dan komprehensif tentang fakta dan mitos menggunakan alat kontrasepsi IUD," tambahnya.

Sementara, dr. Tirsa Verani, Sp.OG dari Rumah Sakit Brawijaya menjelaskan bahwa IUD merupakan alat kontrasepsi jangka panjang yang memiliki tingkat efektivitas tinggi sebanyak 99%. Tidak hanya itu, menggunakan IUD dapat membuat wanita merasa lebih nyaman dan aman.

"Karena kontrasepsi ini memiliki rentang waktu yang lama mulai dari 3, 5, bahkan hingga 10 tahun. IUD juga bisa digunakan oleh Ibu menyusui dan tidak mengganggu kesuburan," jelas dr. Tirsa.
(tdy)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak