alexametrics

Gara-Gara Kaus Jimin, TV Asahi Jepang Batalkan Penampilan BTS

loading...
Gara-Gara Kaus Jimin, TV Asahi Jepang Batalkan Penampilan BTS
Penampilan BTS di TV Asahi Jepang tiba-tiba dibatalkan setelah salah satu personelnya, Jimin, mengenakan kaus oblong dengan gambar dan kata kontroversial. (BBC)
A+ A-
TOKYO - Gara-gara kaus oblong atau T-shirt yang dikenakan Jimin, stasiun televisi Jepang, TV Asahi, membatalkan penampilan BTS di stasiun televisi tersebut. Gambar pada kaus itu dianggap kontroversial.

Kaus itu dipakai Jimin pada Agustus tahun lalu. Di kaus itu ada gambar asap berbentuk jamur akibat ledakan bom atom dengan kata-kata: Patriotism OurHistory Liberation Korea.

BTS sejatinya tampil di stasiun televisi itu hari ini, Jumat (9/11/2018). Namun, akibat kontroversi kaus yang terlihat dikenakan Jimin dalam foto yang beredar luas di internet, TV Asahi segera membatalkan penampilan tersebut.

“Kaus yang dipakai salah satu personel itu menjadi buah bibir dan kontroversi,” ungkap sebuah pernyataan TV Asahi yang dikutip Al Jazeera.

Stasiun televisi itu membahas niat di balik pemakaian kaus itu dengan label rekaman band tersebut sebelum memutuskan untuk membatalkan penampilan mereka. Belum ada komentar lebih lanjut dari TV Asahi terkait hal ini.

Di sisi lain, BTS telah mengeluarkan pernyataan mereka terkait pembatalan penampilan itu. Namun, mereka tidak memberikan detil lebih lanjut tentang alasan pembatalan itu.

“Kami meminta maaf telah mengecewakan fans yang menantikan ini. BTS akan meneruskan usahanya untuk berkoneksi dengan fans di panggung dan juga melalui musik,” ujar grup itu di situs mereka.

Personel BTS, Jimin, diduga memakai kaus itu pada tahun lalu. Tepatnya, pada 15 Agustus, hari yang diperingati Korea sebagai akhir pendudukan Jepang pada 1945.

Hubungan Jepang dan Korea Selatan terus dibayangi perselisihan atas sejarah dan kawasan dari pemerintahan kolonial brutal Jepang pada 1910—1945 di semenanjung itu. Bulan lalu, Tokyo marah setelah pengadilan tinggi Korea Selatan memerintahkan sebuah perusahaan raksasa baja Jepang untuk memberikan kompensasi kepada korban perang yang dipaksa mengikuti program kerja paksa.

Bintang K-Pop dan film Korea Selatan sangat populer di Jepang. BTS telah berkolaborasi dengan DJ keturunan Jepang-Amerika, Steve Aoki.
(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak