alexametrics

Chapter 924 One Piece Ungkapkan Senjata Anti-Buah Iblis

loading...
Chapter 924 One Piece Ungkapkan Senjata Anti-Buah Iblis
Chapter 924 One Piece mengungkapkan banyak hal, termasuk keberadaan Kairoseki, senjata Anti-Buah Iblis, jenis baru. Wano merupakan sumber batu tersebut. (Barnes & Noble)
A+ A-
JAKARTA - Chapter 924 One Piece mengungkapkan banyak hal. Tak hanya bahwa chapter ini menuntaskan tahap satu kisah Wano, chapter ini juga mengungkapkan seperti apa kondisi penjara Kaido, pengguna haki haoshoku dan juga Kairoseki, yang bisa dipakai sebagai senjata Anti-Buah Iblis. Rupanya, Wano adalah sumber batu tersebut.

Di chapter itu, Hawkins-lah pengguna Kairoseki itu. Dia menggunakan senjata baru, yaitu kuku Kairoseki.

Dikutip dari ComicBook.com, setelah Kaido melumpuhkan Luffy, Trafalgar D Law berusaha menyelamatkan Luffy yang sedang pingsan. Tapi, aksinya itu dihentikan Hawkins. Saat itulah, Law menyadari kalau dia tidak bisa menggunakan kemampuan Buah Iblis-nya karena Hawkins menembakkan kuku Kairoseki ke bahunya.

Hawkins kemudian menjelaskan bahwa Kairoseki berasal dari Wano, jado hanya mereka yang mampu membuat batu jadi sangat kecil adalah para seniman negara itu. Ini adalah perubahan dari bagaimana batu itu digunakan di masa lalu. Fans biasanya melihat batu itu dipakai Angkatan Laut untuk melumpuhkan pengguna Buah Iblis di borgol yang dipasangi batu itu.

Ini artinya Law tidak bisa menyelamatkan Luffy—dan Luffy dijebloskan ke penjara. Ini juga berarti Wano jauh lebih berbahaya dari yang diperkirakan Luffy. Kalau Kairoseki bisa dipasang ke benda yang kecil, unik seperti senjata Hawkins—dia memakai kuku, maka bakal ada banyak senjata unik dari batu itu di Wano.

Ini juga mungkin menjadi alasan mengapa Kaido adalah Yonko yang begitu kuat, selain kekuatannya sendiri tentu saja. Dengan begitu banyak Kairoseki di Wano, fansbakal melihat berapa banyak yang menggunakannya untuk melumpuhkan pengguna Buah Iblis.
(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak