5 Bahaya Konsumsi Makanan Manis saat Lebaran bagi Kesehatan Anak, Waspada Obesitas
Kamis, 11 April 2024 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
1. Obesitas
Gula merupakan zat yang rendah nutrisi, namun tinggi kalori. Sehingga jika anak terlalu banyak mengonsumsi makanan manis, kalori yang berasal dari gula tersebut bisa menumpuk di tubuh.
Semakin sering anak mengonsumsi makanan manis, semakin tinggi pula risiko ketagihan dan ingin memakannnya terus. Alhasil, anak-anak penggemar makanan manis berisiko tinggi mengalami obesitas, terutama bila tak diimbangi dengan pengeluaran kalori yang cukup.
2. Kerusakan Gigi
Terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung gula bisa menyebabkan anak mengalami kerusakan gigi. Pasalnya, sisa gula yang menumpuk di celah-celah gigi si kecil akan bercampur dengan bakteri mulut.
Jika tak segera dibersihkan, kondisi ini bisa menyebabkan anak mengalami gigi berlubang. Selain itu, berisiko tinggi terjadinya kerusakan permanen, sehingga gigi terpaksa dicabut.
3. Mempengaruhi Perilaku
Bahaya makanan manis juga dapat berdampak pada perilaku anak. Asupan gula memicu kenaikan gula darah secara drastis dan mengakibatkan si kecil menjadi hiperaktif.
Hiperaktif sendiri merupakan kondisi ketika anak mengalami peningkatan gerakan, tindakan impulsif, serta mudah teralihkan atau terdistraksi.
Lihat Juga :