alexametrics

Fear Factory Sudah Setorkan Seluruh Materi Album Baru ke Label

loading...
Fear Factory Sudah Setorkan Seluruh Materi Album Baru ke Label
Band heavy metal asal Amerika Serikat, Fear Factory berencana untuk merilis album baru pada tahun depan. / Foto: Loud Wire
A+ A-
LOS ANGELES - Vokalis Fear Factory, Burton C. Bell mengungkapkan bahwa bandnya telah menuntaskan seluruh proses rekaman untuk album baru mereka. Kemungkinan besar album baru band heavy metal asal Amerika Serikat itu dirilis tahun depan.

Menurut Burton, seluruh materi album baru sudah diserahkan kepada pihak label. "Fear Factory sudah menyelesaikan rekaman. Itu telah dikirim ke label," tegas Burton saat wawancara dengan M.I.R.P, dan dikutip Blabber Mouth.

Untuk saat ini, para personel masih menunggu proses selanjutnya yang menjadi tugas label. "Kami menunggu untuk beberapa masalah teknis legal (untuk diselesaikan). Dan album baru akan keluar tahun depan," sambung vokalis kelahiran 19 Februari 1969.

Fear Factory kali terakhir merilis album pada 2015, yang diberi tajuk "Genexus" dan dirilis label Nuclear Blast. Namun, secara keseluruhan, band yang digawangi Burton (vokal), Dino Cazares (gitar), Mike Heller (drum) dan Tony Campos (bass) itu sudah melepas 10 album studio.

Album-album yang pernah dirilis oleh band yang berdiri sejak 1989 itu, antara lain Soul of a New Machine (1992), Demanufacture (1995), Obsolete (1998), Digimortal (2001), Concrete (2002), Archetype (2004), Transgression (2005), Mechanize (2010), The Industrialist (2012) dan Genexus (2015).

Tahun lalu, kepada situs Kilpop, Burton pernah menyatakan jika album "Genexus" mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari pecinta musik. Reaksi positif itu pun membuat Burton dkk semakin terpacu untuk membuat karya yang lebih baik lagi. "Itu membuat kami berkendara lebih jauh dan menyetir lebih keras," tukasnya kala itu.
(nug)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak