alexametrics

Haruskah Wanita Berusia 30 Tahun Melakukan Mammogram?

loading...
Haruskah Wanita Berusia 30 Tahun Melakukan Mammogram?
Banyak wanita yang bertanya tentang pentingnya mammogram di usia 30 tahun. Ini karena mereka khawatir akan kesehatan payudaranya di masa yang akan datang. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Belakangan ini banyak perempuan yang bertanya tentang pentingnya mammogram di usia 30 tahun. Ini karena mereka khawatir akan kesehatan payudaranya di masa yang akan datang.

Seperti diketahuik, mamografi merupakan pendekatan standar yang digunakan untuk skrining kanker payudara. The American Cancer Society merekomendasikan wanita pada risiko rata-rata untuk kanker payudara harus mendapatkan mammogram tahunan mulai usia 45 tahun, kemudian selanjutnya dimulai pada usia 55 tahun.

Berdasarkan studi, mammogram yang dimulai pada usia 30 tahun mungkin cocok untuk wanita dengan faktor risiko tertentu, tetapi para ahli mengatakan metode skrining mungkin tidak efektif untuk kelompok ini.

Penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan Masyarakat Radiologi Amerika Utara ini menemukan bahwa mamografi tahunan yang dimulai pada usia 30 dapat bermanfaat bagi wanita yang memiliki payudara padat atau keluarga atau riwayat pribadi kanker payudara.

Haruskah Wanita Berusia 30 Tahun Melakukan Mammogram?


Dilansir Healthline, para peneliti menganalisis data lebih dari 5 juta mammogram yang dilakukan pada lebih dari 2,6 juta wanita antara 2008 dan 2015 di 150 fasilitas yang mencakup 31 negara di seluruh Amerika Serikat.

Wanita juga disarankan untuk melakukan mammogram sedini mungkin yaitu pada usia 40 tahun. Organisasi lain, termasuk Masyarakat Radiologi Amerika Utara merekomendasikan mammogram tahunan pada usia 40 tahun, tapi rekomendasi untuk wanita dengan usia lebih muda tidak begitu jelas.

“Tidak ada cukup data yang dipublikasikan tentang topik ini, tetapi sebagian besar organisasi mengakui wanita yang berisiko untuk kanker payudara memerlukan skrining dini atau tambahan. Temuan kami menunjukkan bahwa rekomendasi mamografi skrining harus dipersonalisasi berdasarkan usia wanita, kepadatan payudara, riwayat pribadi kanker payudara, dan riwayat keluarga kanker payudara,” Dr. Cindy Lee, penulis studi dan asisten profesor dari radiologi di NYU Langone Medical Center.

Lee menunjukkan bahwa pada tahun 2018, American College of Radiology mulai merekomendasikan bahwa semua wanita berisiko kanker payudara ketika mereka mencapai 30 tahun. “Temuan kami menimbulkan pertanyaan apakah penilaian risiko awal ini harus mencakup skrining mammogram pada usia 30 untuk menentukan kepadatan payudara untuk praktik yang secara rutin merekomendasikan skrining untuk perempuan di usia 40-an. Penelitian masa depan diperlukan untuk mengevaluasi risiko dan manfaat melakukan mamografi pada usia 30 tahun," kata Lee.

Meskipun banyak penelitian telah dilakukan pada kelompok usia 40 hingga 49 tahun, Lee mengatakan sulit untuk mempelajari wanita dalam kisaran usia 30 hingga 39 tahun karena kebanyakan pada kelompok usia ini tidak mendapatkan mammogram. Tapi itu tidak berarti mereka tidak berisiko terkena kanker payudara. Lebih dari 1000 wanita di bawah usia 40 tahun meninggal setiap tahun karena kanker payudara di Amerika Serikat.

“Sebagian besar wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara berusia 40 tahun atau lebih. Namun, menurut statistik terbaru oleh American Cancer Society, 4% kanker payudara akan didiagnosis pada wanita yang lebih muda dari usia 40 tahun. Dengan lebih dari 250.000 diagnosa baru kanker payudara setiap tahun," papar Dr. Lauren Nye, seorang ahli onkologi di Pusat Kanker Universitas Kansas.
(tdy)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak