alexametrics

RCTI Tayangkan Grand Final Miss World 2018

loading...
RCTI Tayangkan Grand Final Miss World 2018
RCTI akan menayangkan Grand Final Miss World 2018, sekaligus memperlihatkan perjalanan Miss Indonesia Alya Nurshabrina hingga bisa mencapai babak final. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - RCTI akan menyiarkan malam Grand Final Miss World 2018 yang digelar di Sanya, China pada Sabtu (8/12/2018) pukul 23:00 WIB. Sedangkan, malam final kontes kecantikan tingkat dunia ini sendiri akan dhelat pukul 19:00 waktu setempat.

"Alya sudah disiapkan secara matang dari Star Media Nusantara dan Star Harvest Academy dan kami dari RCTI membangun dukungan secara luas. Penayangan enggak live. Jatuhnya di kita sore, jadi kita akan tayangkan lebih malam dan itu pun akan kita padatkan," kata Dini Putri selaku Director Programming & Acquisition RCTI.

"Kita ingin menggambarkan, melihat apa saja yang dilakukan day to day. Penayangan tetap pada 8 Desember, tapi lebih malam karena kita harus repacket," tambahnya.

Masyarakat Indonesia pun bisa menyaksikan perjuangan Alya Nurshabrina selama di Miss World 2018 secara lebih dekat melalui layar televisi. Sementara, Alya yang mewakili Indonesia telah dipastikan masuk 30 besar atau TOP 30 berkat memenangkan fast track kategori beauty with a purpose. Itu artinya dia akan tampil di Grand Final Miss Worlds 2018.

Mojang Bandung itu berhasil menduduki runner up 1 fast track kategori beauty with a purpose dibawah Miss World Nepal, Shrinkala Khatiwada. Seperti diberitakan sebelumnya, Indonesia yang diwakili Alya menargetkan mempertahankan kemenangan fast track beauty with a purpose. Alya sendiri membawa proyek di Kampung Sentak Dulang, Cimenyan, Jawa Barat sebagai modal bersaing di Miss World.

Pada proyek ini, Alya memberikan jalan keluar masalah yang membelenggu masyarakat kawasan tersebut seperti air, perekonomian, infrastruktur, serta bagaimana cara mendapat penghasilan tambahan. Dipilihnya Kampung Sentak Dulang ini karena warga desa tersebut tidak terhubung dengan jaringan air bersih. Kondisi itu menyebabkan warga lebih disibukan dengan mengurusi air.

Setelah persoalan air terselesaikan, warga akan fokus memperbaiki ekonomi. Mereka bisa memanfaatkan pasar wisata Batu Templek untuk menjual hasil olahan atau tani. Di mana target akhir dari kegiatan ini adalah mempersiapkan kampung wisata menuju sustainable tourism atau menjadikan Cimenyan sebagai tujuan wisata yang memanjakan pengunjungnya, di antaranya Curug Batu Templek Tebing Kosmo.
(tdy)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak