alexametrics

Mau Liburan ke Negeri Bersalju? Ini Tips Persiapannya!

loading...
Mau Liburan ke Negeri Bersalju? Ini Tips Persiapannya!
Liburan ke negara dengan musim dingin bersalju dilakukan mereka yang ingin merasakan suasana berbeda. Untuk melakukannya, ada sejumlah persiapan khusus. (Extreme Iceland)
A+ A-
JAKARTA - Liburan ke negara yang sedang memasuki musim dingin populer dilakukan saat akhir tahun bagi mereka yang ingin merasakan suasana berbeda, khususnya jika ingin melihat dan merasakan salju. Namun, berwisata ke negara yang sedang musim dingin mengharuskan seseorang untuk pintar-pintar berkemas barang dan pakaian yang akan dibutuhkan supaya tetap hangat meskipun harus menghadapi suhu yang rendah, bahkan minus.

Karena Indonesia adalah negara tropis, barang dan pakaian yang dibawa bukanlah yang umumnya digunakan di sini. Agar perjalanan liburan Anda berjalan lancar dan menyenangkan, Timberland, sebuah merek sepatu dan pakaian yang berasal dari New England, daerah di Amerika Serikat yang terkenal akan musim dinginnya, berbagi tips bagaimana mengemas isi koper yang cocok untuk berpetualang ke negara yang sedang musim dingin.

Berikut tips untuk beriwisata di musim dingin berdasarkan keterangan pers yang diterima Sindonews.



1. Windbreaker sebagai alternatif jaket tebal
Saat musim dingin, angin yang bertiup kencang dan hujan yang akan membuat tubuh menggigil, bukannya suhu rendah. Windbreaker merupakan jaket yang terbuat dari bahan tipis namun bisa menahan angin dan hujan. Bahan yang tipis adalah nilai lebih windbreaker dibandingkan jaket tebal karena windbreaker tidak akan memakan banyak tempat di koper. Selain itu, hoodienya akan sangat berguna untuk melindungi muka dari angin atau hujan. Agar lebih hangat, Anda bisa melapisi pakaian dengan kaus thermal dan juga sweater dari bahan wol.

2. Kaus thermal
Kaus thermal dibuat dari bahan yang akan menjaga kehangatan tubuh. Pastikan Anda memilih kaus thermal dari bahan ringan dan stretch supaya keringat bisa terserap dan kering dengan cepat, karena walau suhu di luar dingin, memakai banyak lapisan pakaian akan tetap membuat tubuh berkeringat. Dengan memakai kaus thermal Anda tidak perlu menggunakan banyak lapisan baju yang tebal dan cukup menambah sweater wol, selain jaket windbreaker.

3. Sepatu bot kulit tahan air
Berjalan di salju atau suhu rendah lama-lama akan mengakibatkan kaki dingin dan lembab apabila menggunakan sepatu terbuat dari bahan yang menyerap air, seperti canvas. Agar jari-jari kaki tidak kedinginan, sebaiknya gunakan sepatu bot terbuat dari bahan kulit tahan air. Sepatu bot yang tertutup rapat memastikan bahwa kaki tetap kering walau berjalan dalam salju atau hujan, sedangkan bahan kulit tahan air akan memudahkan Anda saat mengeringkan lapisan luar sepatu bot. Karena es bisa melapisi jalanan, sol karetanti-slip yang menjadi alas sepatu bot akan menjaga Anda supaya tidak tergelincir dan terjatuh saat berjalan.

4. Topi beanie

Kepala Anda pasti akan merasakan dingin jika berjalan-jalan saat suhu rendah atau ketika salju mulai turun. Agar tidak mengalami migren atau flu karena kepala basah dan dingin, sebaiknya membawa topi beanie, atau yang lebih dikenal sebagai topi kupluk, untuk menjaga kepala tetap hangat.

5. Backpack dari bahan tahan air
Backpack memberi cukup tempat untuk menyimpan segala barang bawaaan kamu, termasuk dompet dan smartphone, namun tetap ringkas untuk dibawa dengan mudah. Sama seperti jaket dan sepatu bot, backpack yang Anda bawa sebaiknya dibuat dari bahan yang tahan air agar barang-barang tetap aman walaupun hujan es atau terkena salju.

Tips terakhir adalah menggunakan vacuum bag untuk membungkus semua barang bawaan. Vacuum bag akan menyedot udara diantara barang-barang yang Anda bawa sehingga memastikan bahwa semua barang terbungkus rapi di dalam koper.
(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak