alexametrics

Desainer Ini Bikin Sepatu Pria dengan 68 Berlian dan Tali Emas

loading...
Desainer Ini Bikin Sepatu Pria dengan 68 Berlian dan Tali Emas
The Empire Diamond Brogues merupakan sepatu pria pertama yang dibuat House of Borgezie milik Chris Sellis yang dilengkapi 68 berlian dan tali emas 18 karat. (Daily Mail)
A+ A-
LONDON - Seorang desainer asal Inggris, Chris Shellis menciptakan sepatu pria yang dilengkapi dengan 68 berlian dan tali emas 18 karat. Chris menamai sepatu mewah karyanya ini dengan nama The Empire Diamond Brogues.

Dilansir dari Daily Mail, Chris membutuhkan waktu satu tahun untuk menciptakan sepatu ini. Selain bertahtakan berlian dan tali emas, sepatu tersebut juga diklaim bisa bertahan seumur hidup dan mungkin yang paling mahal di Inggris.

The Empire Diamond Brogues merupakan sepatu pria pertama yang dibuat oleh perusahaan House of Borgezie milik Chris yang berbasis di Birmingham's Jewellery Quarter. Emas 18 karat pada tali sepatu diletakkan tepat pada ujung tali.



Sedangkan sol sepatu bertahtakan 68 berlian dan memiliki ciri khas emas Birmingham. Dalam proses pembuatannya, Chris meniru teknik pembuatan sepatu kuno zaman Roma 2000 tahun lalu. Di mana saat itu sandal prajurit dilengkapi dengan perunggu.

"Sepatu ini memungkinkan pemiliknya berjalan di atas emas. Jika mereka dirawat dengan benar mereka bisa bertahan seumur hidup," kata Chris.

Meski teknik pembuatannya sama, namun bedanya Chris menggunakan emas bukan perunggu. Chris juga mengklaim sepatu karyanya ini dilengkapi dengan antibakteri yang bermanfaat untuk anti rematik. Sementara sepatu yang tersedia dalam warna hitam, biru tua, merah dan hijau ini dibandrol seharga 10.000 poundsterling.

"Sejujurnya 10.000 terdengar cukup banyak, tetapi kebanyakan orang seumur hidup mereka menghabiskan antara 20.000—30.000 poundsterling untuk sepatu. Saya sudah mendapatkan pengakuan global untuk stiletto perempuan selama beberapa tahun terakhir," kata dia.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak