Mengenal Excessive Daytime Sleepiness, Rasa Kantuk Berlebih akibat Tiroid hingga Kanker

Senin, 13 Mei 2024 - 04:43 WIB
loading...
Mengenal Excessive Daytime...
Pernahkan Anda mengantuk, padahal cukup tidur? Ini tanda masalah kesehatan. Foto/ sleepdoctor
A A A
JAKARTA - Pernahkan Anda mengantuk , padahal sudah cukup tidur dan beristirahat? Jika ya, sebaiknya perlu waspada karena bisa jadi ini tanda masalah kesehatan.

Bukan tanpa sebab, sering mengantuk biasanya mengindikasikan pola hidup yang kurang sehat atau bahkan hingga gangguan medis.

Baca Juga: 8 Minuman Penambah Stamina Pria, Alami Tanpa Obat Kuat

Akan tetapi, jika Anda tidak secara sadar sering merasa mengantuk walau sudah tidur cukup, Anda mungkin menderita Excessive Daytime Sleepiness, apa itu?

Excessive daytime sleepiness (EDS) adalah gejala dari gangguan tidur berupa rasa kantuk pada siang hari yang berlebihan hingga mengganggu aktivitas.

Gejala ini dapat menimbulkan dampak merugikan bagi pekerja dan perusahaan. Kualitas tidur, kerja shift, gaya hidup, usia dan jenis kelamin merupakan faktor risiko dari EDS.

Kantuk di siang hari mungkin bukan satu-satunya gejala yang timbul pada orang yang mengalami EDS. Gejala lainnya bisa termasuk mendengkur, gelisah, atau menendang-nendang saat Anda tidur.

Beberapa penyebab rasa kantuk berlebihan mungkin tidak berhubungan dengan gangguan siklus tidur-bangun, namun bisa juga memicu rasa mengantuk di siang hari. Misalnya kelainan tiroid atau kanker. Berikut beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab EDS, melansir dari berbagai sumber.

1. Sleep Apnea
Sleep Apnea adalah kondisi di mana Anda berhenti dan mulai bernapas secara berulang ketika tidur sepanjang malam. Hal inilah kemudian menurunkan kualitas tidur Anda sehingga menjadi penyebab sering mengantuk padahal sudah tidur cukup.

2. Restless Leg Syndrome
Restless Leg Syndrome (RLS) adalah penyebab sering mengantuk lainnya yang jarang diketahui. Penyakit saraf satu ini mendorong Anda terus menggerakkan kaki hingga akhirnya membuat Anda sulit tidur.

3. Idiopathic Hypersomnia
Tahukah Anda, Idiopathic Hypersomnia adalah suatu kondisi gangguan tidur neurologis kronis yang kerap menjadi penyebab sering mengantuk padahal sudah tidur cukup. Biasanya, penderita IH akan mengalami kelelahan yang berlebihan dan kesulitan untuk bangun dari tidur.

Selain itu, penderita IH juga cenderung tidur lebih lama dari biasanya, terkadang bisa sampai 11 jam atau lebih setiap malam, namun tetap merasa lelah di siang hari.

4. Depresi
Rasa kantuk yang sering muncul di pagi hari merupakan satu dari gejala umum depresi. Kondisi ini bisa membuat jadwal tidur Anda mengalami perubahan signifikan, entah menjadi lebih banyak atau lebih sedikit daripada biasanya.

Sebab, depresi akan berdampak pada suasana hati yang kemudian membuat tidur kurang nyenyak, sehingga akhirnya Anda mengalami ngantuk berlebihan saat pagi.

Baca Juga: Studi: Menambahkan Garam Meja ke Makanan Tingkatkan Risiko Kanker Perut

5. Narkolepsi
Penyebab sering mengantuk di pagi hari berikutnya ialah narkolepsi, yaitu sebuah gangguan neurologis yang menyebabkan otak Anda tidak mampu mengatur siklus tidur dan bangun dengan benar.

Akibatnya, Anda menjadi sering mengalami insomnia pada malam hari atau merasa ngantuk berlebihan ketika siang hari.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
3 Gerakan Sederhana...
3 Gerakan Sederhana agar Tubuh Lebih Segar dan Tidak Kaku saat Bangun Tidur
Tips Sate Sehat Anti...
Tips Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes, Cocok untuk Olahan Daging Kurban
Terungkap! Ini Penyebab...
Terungkap! Ini Penyebab Sering Terbangun Jam 2-3 Pagi
Angka Kasus Kanker Tembus...
Angka Kasus Kanker Tembus 408 Ribu, Teknologi SPECT/CT Pertama Hadir untuk Putus Diagnosis Stadium Lanjut
Vaksin Kanker Buatan...
Vaksin Kanker Buatan Rusia Menunjukkan Hasil Awal yang Menjanjikan
Netanyahu Akui Terkena...
Netanyahu Akui Terkena Kanker Prostat setelah Tumor Ganasnya Diangkat
Mahasiswa UNEJ Buktikan...
Mahasiswa UNEJ Buktikan Reaktor Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Terapi Kanker
Rekomendasi
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Berita Terkini
BTS Rilis Spotify Music...
BTS Rilis Spotify Music Video Merry Go Round dari Album ARIRANG, Tayang 19 Juni
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved