alexametrics

DJ Marshmallow Pria Bertopeng Penebar Bahagia

loading...
DJ Marshmallow Pria Bertopeng Penebar Bahagia
DJ Marshmallow Pria Bertopeng Penebar Bahagia. (Dok.Dhgate)
A+ A-
DARI balik topeng raksasa serupa marshmallow, disc jockey (DJ) ini menebar keriaan dari atas panggung musik electronic dance music (EDM).

Marshmello kini jadi salah satu DJ berpenghasilan tertinggi, serta masuk dalam daftar Forbes “30 Under 30”. Kontras dengan gambar mata imut di topeng marshmallowputihnya, Marshmello bisa tampil “garang” dari balik turn table-nya. Dikutip EDM Sauce, pada saat kedatangannya ke dunia musik dance, musik Marshmello terdengar sangat menarik dengan varian trap yang “mengintimidasi”, terutama bagi pendatang baru di dunia EDM.

Musiknya penuh dengan bass yang intens, hip hop, dan dubstep. Marshmello juga menjadi salah satu seniman pertama yang memakai arrangements trap dan meletakkan vibe popdalam musiknya. Musik garapan Marshmello pun terdengar menyenangkan, sederhana, dan berorientasi pada elemen trap.



Dia pun dengan cepat memanfaatkan kesuksesannya dengan banyak melakukan remixdari musisi seperti Skrillex, Diplo, dan Zedd. Berkat kesuksesannya, Marshmello yang punya nama asli Christopher Comstock ini berhasil meraup USD44 juta (Rp613 miliar) selama dua tahun terakhir, termasuk berkat lagu hitnya, Happier (featuringBastille) dan Wolves (featuring Selena Gomez).

Sang manajer yang juga rekan duetnya, Moe Shalizi, menegaskan Marshmello akan menghasilkan sekitar USD50 juta (Rp697 miliar) pada tahun ini, atau setara dengan DJ ternama Calvin Harris. Dikutip Forbes, Marshmello dianggap sebagai DJ terhebat karena kemampuannya sebagai produser dan penulis lagu, serta mampu menciptakan lagu yang melampaui genre dan menarik bagi pendengar pop global.

Awal tahun ini Marshmello juga masuk sebagai nomine dalam enam kategori dalam iHeartRadio Music Award, termasuk artis pop baru terbaik. Semua kisah sukses ini berawal pada 2015. Saat itu Chris dan Moe pertama kali bertemu, sementara Chris masih bereksperimen dengan suara dan identitas daring yang berbeda.

Saat akhirnya berkolaborasi, keduanya mantap memilih nama Marshmello karena memiliki perasaan mellowpada musik mereka. Pada akhir 2015 Marshmello membawa pulang USD30.000 (Rp418 juta) dari pertunjukan besar pertamanya, yakni pertunjukan Halloween di New York.

Kemudian Moe merencanakan tur, dengan fokus pada klub-klub kecil yang selalu terjual habis. Dari sini, permintaan manggungpun semakin membludak. Setelah itu, banyak pihak yang mendukungnya. Seperti produser mapan Dotcom dan Jauz.

Marshmello juga mendapat perhatian yang besar dari panggung Coachellapada 2016. Penyebabnya adalah, meski tidak main di festival, Moe menyewa papan iklan di jalan raya terdekat dan memajang foto Chris.

Kemudian mereka menyewa dua pengawal dan seorang fotografer untuk mengikuti Marshmello di sekitar festival tersebut, dan sempat berpose dengan selebritas seperti Zedd dan DJ Khaled. Setahun kemudian, mereka pun manggung di Coachella.

Mereka bermain di panggung elektronik utama festival tersebut, yakni di Sahara Tent. Dilansir Billboard, terobosan Marshmello terjadi pada 2016 saat mengeluarkan lagu Alone. Lalu album pertamanya, “Joytime” (2016), mencapai nomor 5 di tangga lagu Amerika Serikat.

Tak heran banyak label besar datang dengan penawaran rekaman jutaan dolar, tetapi Marshmello bergeming. Dia tetap independen dan membuat kesepakatan per lagu, yang membuatnya mudah untuk berkolaborasi dengan artis dari label yang berbeda-beda.

Dengan tetap mengontrol hak ciptanya, Marshmello juga tetap bisa menjadi influencer. Terbukti, lagu kolaborasinya bersama Selena Gomez, Wolves,berada di posisi ke-20 tangga lagu Billboard Hot 100pada Desember tahun lalu.

Lalu lagunya bersama Khalid, yakni Silence,berada di posisi ke-30 di tanggal lagu Hot 100. Tahun lalu dia pun merilis album kedua, “Joytime II”. Tak hanya jago jadi DJ dan produser musik, Marshmello juga memiliki serial Cooking With Marshmello di saluran YouTube-nya.

Saluran ini menjadi saluran terbesar ke-50 di bawah Bruno Mars dan di atas Maroon 5, dengan rata-rata 250 juta kali dilihat dan 1,4 juta pelanggan baru setiap bulan. (Susi Susanti)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak