alexametrics

Koleksi Sepatu Katy Perry Ditarik dari Pasaran

loading...
Koleksi Sepatu Katy Perry Ditarik dari Pasaran
Koleksi sepatu milik penyanyi Katy Perry ditarik dari pasaran, setelah para kritikus menentang penggambaran wajah berupa bibir warna merah di alas kaki. Foto/Istimewa.
A+ A-
LOS ANGELES - Sepatu dari label fashion Katy Perry Collections milik penyanyi Katy Perry yang menyerupai blackface atau wajah hitam ditarik dari pasaran, setelah para kritikus menentang penggambaran wajah yang menampilkan bibir merah besar.

Loafer slip-on Rue Face dan sandal tumit blok Ora Face hadir dengan warna hitam, emas, dan krem dan masing-masing dijual seharga USD129.

Desain sepatu tersebut menampilkan wajah dengan mata dan hidung serta bibir merah yang berlebihan. Dalam sebuah pernyataan, Perry dan perusahaan manajemen brandnya, Global Brands Group, mengatakan desain itu dimaksudkan untuk menyalurkan seni modern dan surealisme.



"The Rue dan The Ora adalah bagian dari koleksi yang dirilis musim panas lalu di 9 jalur warna yang berbeda (hitam, biru, emas, graphite, lead, nude, merah muda, merah, perak) dan dibayangkan sebagai anggukan seni modern dan surealisme," kata Perry seperti dilansir NME.

"Saya sedih ketika dibawa ke perhatian saya bahwa itu dibandingkan dengan gambar-gambar menyakitkan yang mengingatkan pada blackface. Niat kami adalah tidak pernah menimbulkan rasa sakit. Kami segera menghapusnya," tambahnya.

Desain ini awalnya dirilis pada Agustus 2018, meskipun hanya dibeli oleh penyanyi Masika Kalysha awal bulan ini. (Baca juga: Desainer Dunia Hadirkan Spirit Elegan dengan Siluet Tailoring).

"Untuk menghormati dan peka, tim sedang dalam proses menarik sepatu," kata juru bicara untuk koleksi Katy Perry kepada TMZ.

Kritikan ini datang hanya seminggu setelah Gucci menarik jumper berleher polo hitam menampilkan bibir merah yang dirancang untuk dikenakan di wajah. Pada tahun 2017, Perry juga meminta maaf setelah dituduh melakukan mengutukan budaya - setelah sebelumnya mengenakan pakaian Geisha gaya Jepang.

"Saya tidak tahu bahwa saya salah sampai saya mendengar orang mengatakan saya salah. Dibutuhkan seseorang untuk mengatakan, karena kasih sayang, karena cinta, 'Hei, ini asalnya'. Dan bukan hanya bertepuk tangan kembali. Karena terkadang sulit untuk mendengar tepukan itu, egomu hanya ingin berbalik dari mereka," ucap Katy Perry.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak