alexametrics

Luncurkan Ubah dengan Suara, Listerine Dukung Kemajuan Pendidikan

loading...
Luncurkan Ubah dengan Suara, Listerine Dukung Kemajuan Pendidikan
Listerine gelar kampanye Ubah dengan Suara untuk dukung kemajuan pendidikan Indonesia. / Foto: SINDOnews/Diana Rafikasari
A+ A-
JAKARTA - Dengan jumlah murid lebih dari 50 juta dan tenaga pengajar sebanyak 2,6 juta yang tersebar di lebih dari 250.000 sekolah di Indonesia, sistem pendidikan di negeri ini tergolong besar dan beragam.

Hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara dengan sistem pendidikan keempat terbesar di duna setelah China, India dan Amerika Serikat. Akan tetapi, terlepas dari begitu besarnya upaya pemerintah dalam mengembangkan sistem pendidikan di Indonesia, ternyata pendidikan masih belum tersebar secara merata karena masih adanya keterbatasan akses di Indonesia.

Bahkan, berdasarkan data dari Global Education Monitoring (GEM) Report 2016, UNESCO, kualitas pendidikan Indonesia masih perlu ditingkatkan lebih baik lagi dibandingkan dengan negara lain. Guru memegang peranan penting dalam membentuk karakter sebuah generasi, terlebih suatu bangsa. Untuk itu, Listerine meluncurkan kampanye terbarunya bertajuk "Ubah dengan Suara" untuk meningkatkan kompetensi para pengajar mudanya yang tersebar di seluruh Indonesia.



"Saat ini, pendidikan Indonesia butuh percepatan perbaikan, ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau murid dan guru di sekolah, tapi butuh kita semua untuk ambil peran," kata Najelaa Shihab, Psikolog dan Pendidik saat acara Ubah dengan Suara bersama Listerine di DobleTree Hotel, Jakarta, Rabu (20/2).

Bersama Indonesia Mengajar, kampanye Ubah dengan Suara mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan meningkatkan kompetensi para pengajar. Di sini akan dibuat program edukasi mengenai pentingnya kesehatan mulut dan gigi serta membuatkan modul khusus untuk pembelajaran kreatif bagi para pengajar muda.

Presiden Direktur PT. Johnson & Johnson Indonesia, Lakish Hatalkar berharap kegiatan belajar mengajar dapat menjadi optimal dengan edukasi kesehatan mulut dan gigi yang tepat kepada para pengajar muda Indonesia Mengajar yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Tidak hanya bagi para pengajar muda saja, kami berharap nantinya pesan ini juga dapat disampaikan kepada para murid agar nantinya kegiatan belajar mengajar tidak tertunda karena murid harus absen karena masalah sakit gigi," ujar Lakish.

Untuk memastikan program ini menjangkau pengajar muda di seluruh wilayah Indonesia, Listerine mengajak masyarakat luas, khususnya para generasi muda Indonesia untuk turut serta berpartisipasi mendukung kampanye ini. Rangkaian kegiatan kampanye ini sudah dimulai sejak Januari lalu melalui roadshow ke universitas, mall dan beberapa tempat umum di Jakarta guna mengumpulkan suara dari para generasi muda Indonesia.

Menurut Brand Amplification Lead Listerine Indonesia, Rikka Anggitha, dengan membeli sebotol Listerine Cool Mint, maka konsumen telah menyumbangkan Rp1.000 untuk kemajuan pendidikan Indonesia.

"Pengumpulan donasi secara resmi dimulai sejak 18 Februari 2019 dan akan berakhir pada 17 Maret. Hasil yang diperoleh nantinya akan disumbangkan ke Indonesia Mengajar untuk program edukasi kesehatan mulut dan gigi serta pembuatan modul metode pembelajaran kreatif," pungkasnya.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak