Perbedaan Psikopat dan Sosiopat, Arti dan Pola Pikirnya

Kamis, 23 Mei 2024 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Dengan kemampuan manipulatifnya, seorang psikopat akan lebih mudah berbaur dengan lingkungan sekitar, karena merekabisamenempatkan diri dengan sangat baik. Psikopat mampu mengatur emosi dengan baik, mereka akan bersikap tenang, bertindak secara terencana dan cenderung cerdas.

Tak jarang, seorang psikopat justru akan nampak lebih karismatik dan disukai oleh banyak orang. Sikap yang ia tunjukkan di depan banyak orang merupakan kamuflase untuk menutupi sikap manipulatifnya.

Sedangkan, seorang sosiopat cenderung lebih impulsif dan tidak dapat mengatur emosinya dengan baik. Sikap dan emosinya yang mudah meledak membuat ia akan lebih sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.

Jika seorang psikopat lebih mudah disukai oleh banyak orang dengan sikap manipulatifnya, seorang sosiopat justru lebih sulit membangun dan mempertahankan hubungan dengan orang lain, karena perilakunya yang tidak teratur dan lebih sering mengasingkan diri.

Baca Juga: 3 Cara Kekinian untuk Atasi Masalah Kesehatan mental

2. Empati dan hati Nurani

Seorang psikopat umumnya tidak memiliki rasa empati, moralitas, dan hari nurani. Namun mereka ahli dalam meniru empati yang tidak mereka rasakan hanya untuk memanipulasi orang lain.

Sedangkan, sosiopat mungkin masih memiliki rasa empati yang terbatas, tetapi sering kali terhalang oleh emosi labil. Namun sebenarnyab mereka hanya butuh pemahaman mendasar tentang benar dan salah.

Berdasarkan kedua indikator tersebut, mungkin sosiopat akan terdengar lebih baik dibandingkan psikopat, tetapi nyatanya keduanya sama-sama berbahaya untuk keselamatan lingkungan sekitar.


MG/Cinta Rasullillah
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Rekomendasi
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berita Terkini
Tak Hanya Rugi Rp3 Miliar,...
Tak Hanya Rugi Rp3 Miliar, Amanda Manopo Ngaku Diguna-guna oleh Mantan Karyawannya
Bali Kini Punya Grand...
Bali Kini Punya Grand Ballroom Kapasitas 2.300 Tamu Menghadap Laut
Lisa BLACKPINK Raup...
Lisa BLACKPINK Raup Nilai Komersial Rp198 Miliar usai Tampil di Piala Dunia 2026
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
The Odyssey Guncang...
The Odyssey Guncang Box Office Global, Raup Rp4,3 Triliun di Pekan Perdana
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved