Sandiaga Uno Dorong Santri Sumbang 20% Nilai Tambah Ekonomi Kreatif lewat Konten Edukatif
Jum'at, 24 Mei 2024 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Konten yang kurang baik tersebut, lanjut Sandiaga Uno, contohnya mulai dari yang bikin konten mandi air bensin sampai konten-konten yang nyeleneh, lalu konten prank, membuli, mengancam, dan konten lainnya yang tidak bermanfaat.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Glamping di Sentul, Cocok untuk Berlibur Bareng Keluarga atau Teman
"Dengan kekuatan 5 juta santri yang dimiliki Indonesia dan lebih dari 30 ribu pesantren, maka kita akan mengisi dunia maya kita di socmed dengan konten yang edukatif, sejuk yang menggambarkan Islam rahmatan lil alamin, itu harapan kita," kata Sandiaga Uno.
Sandiaga menambahkan, seharusnya konten memiliki konsep FAST atau Fathonah Amanah Sidiq dan Tabligh. Konten dalam pariwisata juga seharusnya mengangkat yang baik-baik dan bukan membuat dampak buruk atau negatif.
"Seperti contohnya konten yang dikomen (artis) Will Smith, itu kan konten yang sangat baik. Dan terbukti libur lebaran kemarin, kunjungan ke Situ Gunung membeludak sampai malam dan memberikan kelimpahan rezeki dan berkah kepada masyarakat," pungkas Sandiaga Uno.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Glamping di Sentul, Cocok untuk Berlibur Bareng Keluarga atau Teman
"Dengan kekuatan 5 juta santri yang dimiliki Indonesia dan lebih dari 30 ribu pesantren, maka kita akan mengisi dunia maya kita di socmed dengan konten yang edukatif, sejuk yang menggambarkan Islam rahmatan lil alamin, itu harapan kita," kata Sandiaga Uno.
Sandiaga menambahkan, seharusnya konten memiliki konsep FAST atau Fathonah Amanah Sidiq dan Tabligh. Konten dalam pariwisata juga seharusnya mengangkat yang baik-baik dan bukan membuat dampak buruk atau negatif.
"Seperti contohnya konten yang dikomen (artis) Will Smith, itu kan konten yang sangat baik. Dan terbukti libur lebaran kemarin, kunjungan ke Situ Gunung membeludak sampai malam dan memberikan kelimpahan rezeki dan berkah kepada masyarakat," pungkas Sandiaga Uno.
(tsa)
Lihat Juga :