alexametrics

Skandal Video Seks, Jung Joon Young Mundur dari Dunia Hiburan

loading...
Skandal Video Seks, Jung Joon Young Mundur dari Dunia Hiburan
Jung Joon Young memutuskan mundur dari dunia hiburan Korea Selatan setelah mengakui telah merekam dan menyebarkan video seksnya bersama 10 wanita tanpa izin. (Billboard)
A+ A-
SEOUL - Jung Joon Young menjadi selebritas kedua dari ranah KPop yang mengumumkan pengunduran diri dari dunia hiburan terkait skandal seks yang melibatkan Seungri BigBang. Pria berusia 30 tahun itu mengakui telah merekam dirinya sedang berhubungan seks dengan sejumlah wanita dan membagikan rekaman tersebut.

Sebelumnya, Joon Young dituduh telah merekam adegan seks dengan 10 atau lebih wanita. Dia akan diperiksa Polisi Metropolitan Seoul pada Kamis (14/3/2019). Pengunduran ini dilakukan sehari setelah Seungri menyatakan mundur dari dunia hiburan untuk fokus dalam penyelidikan skandal seks tersebut.

“Saya mengakui semua kejahatan saya,” kata Joon Young dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa (12/3/2019) malam.



Dalam pernyataannya itu, dia juga berjanji menghentikan semua pekerjaannya di televisi dan musik. “Saya merekam wanita-wanita itu tanpa seizing mereka dan membaginya di sebuah chatroom, dan ketika saya dulu melakukannya, saya tidak merasa bersalah,” ujar Joon Young dalam pernyataan yang dikutip BBC tersebut.

Joon Young kemudian meminta maaf kepada para penggemar dan para wanita yang privasinya sudah dia langgar. “Selama hidup saya, saya akan menyesali tindakan tak bermoral dan ilegal saya yang melanggar hukum ini. Saya akan bekerja sama dengan penyelidikan polisi yang akan dimulai hari Kamis dan saya siap menerima hukuman apa pun yang menimpa saya,” tutur Joon Young.

Kasus yang melibatkan Joon Young itu terkuak dari sebuah laporan SBS. Sebelumnya, stasiun televisi Korea Selatan itu melaporkan, Joon Young telah merekam dirinya sedang berhubungan seks tanpa seizin mitra seksnya. Dia kemudian membagi rekaman itu ke sebuah grup chat mobile pada 2015—2016).

Ini bukan kali pertama Joon Young dituding merekam hubungan seks tanpa seizin pasangannya. Seorang mantan pacarnya pernah menuding Joon Young itu merekam hubungan seks mereka tanpa izin pada 2016. Namun, wanita itu akhirnya menarik tuduhan itu setelah Joon Young mengklaim dia sudah sepakat untuk merekam adegan seks itu.

Kasus yang melibatkan Joon Young ini sebenarnya mencuat ketika polisi sedang memeriksa kasus Seungri. Mantan personel BigBang itu dikabarkan menjadi salah satu anggota group chat Joon Young. Polisi dilaporkan mendapati video Joon Young itu saat sedang menyelidiki kasus skandal seks yang melibatkan Seungri.

Kasus video porno itu dilaporkan tidak hanya membelit Joon Young dan Seungri. Ada sejumlah selebritas KPop yang diduga turut serta dalam group chat yang berisi video porno Joon Young tersebut. Salah satunya yang diduga terlibat adalah Kang Daniel.

Namun, pengacara mantan personel Wanna One itu, Seon Jong Moon, telah membantah kabar yang menyebutkan bahwa kliennya itu memiliki hubungan dengan Seungri dan skandal seksnya. Bantahan itu disampaikan Jong Moon saat tampil di Section TV untuk menyampaikan kabar terbaru terkait perselisihan Daniel dengan LM Entertainment.

“Itu tidak benar sama sekali. (Kang Daniel) belum pernah bertemu Seungri secara pribadi, dan dia belum pernah ke klub Burning Sun," kata Seon Jong Moon seperti dilansir dari Soompi.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa Kang Daniel didukung oleh seorang wanita berusia 40-an dari Hong Kong. Wanita itu dituduh sebagai wanita Taiwan kaya yang sama yang banyak berinvestasi di Burning Sun.

“Ada sekitar dua konser Wanna One, dan Seungri hanya hadir sebagai (artis senior). Kami sedang memeriksa isi rumor, dan kami akan mengambil tindakan hukum setelah membuat pengaturan yang diperlukan. Kami melakukan yang terbaik dari kemampuan kami agar Kang Daniel melanjutkan kegiatan hiburan regulernya," kata pengacara tersebut.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak