alexametrics

Giatkan Wisata Dalam Negeri, Smailing Tour Kenalkan Program Baru

loading...
Giatkan Wisata Dalam Negeri, Smailing Tour Kenalkan Program Baru
Manajemen Smailing Tour saat meresmikan paket wisata Smailing Xperiences di Jakarta, Senin (18/3/2019). / Foto: ist
A+ A-
JAKARTA - Perjalanan wisata sekarang ini umumnya hanya menghasilkan foto-foto sebagai rekam jejak digital bahwa kita sudah mengunjungi suatu destinasi pariwisata. Karena itu butuh sesuatu yang ekstrem guna menjadikan suatu perjalanan wisata sebagai pengalaman yang mendalam.

Berpegang pada pengalaman 43 tahun sebagai pionir dalam industri pariwisata di Tanah Air, Smailing Tour terpanggil memberikan sesuatu yang belum pernah ada kepada penikmat wisata. "Tahun ini kami memperkenalkan 'Smailing Xperiences' sebagai wajah dan brand baru dalam paket dan layanan perjalanan wisata," kata Jason Lim, CEO Leisure Outbound & DMC Smailing Tour saat konferensi pers di Jakarta, Senin (18/3).

Smailing Experiences tidak hanya melayani outboud travel, melainkan juga wisata domestik dan inbound (mancanegara) yang ditangani oleh PT Smailing DMC. Pihaknya juga siap menjadi mitra pemerintah dalam menggiatkan wisata dalam negeri, serta turut mengembangkan "10 Bali Baru" yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata. Caranya dengan turut menyediakan berbagai paket perjalanan ke destinasi-destinasi wisata dalam negeri.



Mengenai segmen pasar yang akan disasar, Jason Lim menegaskan bahwa Smailing Xperiences siap melayani seluruh segmen travellers, mulai dari keluarga (family), couples dan honeymooners, wisata religi, special interest (peminat perjalanan khusus seperti kulinari, olahraga, seni dan budaya, fotografi, adventure dan lain-lain) yang sedang berkembang pesat dewasa ini hingga kaum milenial.

Dikatakannya, Smailing Xperiences menawarkan Extraordinary Product, Extraordinary Services, Extraordinary People serta Extraordinary Value. Produk wisata yang ditawarkan secara khusus disesuaikan dengan minat, keinginan, dan kebutuhan para travellers. "Kemudian dalam hal layanan, travellers akan mendapatkan layanan yang terbaik mulai dari saat melakukan pembelian, pembukuan, pada saat menikmati perjalanan hingga pulang kembali," klaim Jason.

Hal tersebut dimungkinkan mengingat seluruh produk dan layanan Smailing Xperiences ditangani oleh para talent yang memiliki passion dalam bisnis travel. Selain itu, mereka telah melalui pendidikan dan pelatihan yang komprehensif baik yang diadakan oleh Smailing Tour sendiri melalui Smailing Academy yang didirikan tahun lalu.

"Paket wisata yang ditawarkan juga bekerja sama dengan Tourism Board dari masing-masing negara atau destinasi yang dipasarkan," ujarnya.

Di era kemudahan dan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, maka konsumen memiliki kebebasan penuh dalam memilih produk dan layanan yang sesuai kebutuhannya. "Smailing Xperiences dimulai dengan mendengarkan pelanggan dan menyediakan produk yang diinginkan oleh pelanggan, bukan yang diinginkan oleh travel agent. Itu yang membedakan kami," ungkap oleh Group Chief Marketing Officer Smailing Tour, Bernard Akili.

Konsep Smailing Xperiences ini juga sejalan dengan tujuan dari harapan dari banyak negara dan destinasi wisata seperti Australia, Dubai maupun Hong Kong yang juga hadir dalam peluncuran Smailing Xperiences. Mereka berharap, tidak hanya memberikan travellers pengalaman berlibur tapi juga kesempatan untuk mengenal lebih dalam destinasi yang didatangi, memperoleh pengetahuan baru bahkan merasakan pengalaman sebagai penduduk lokal.

"Misalnya ketika berkunjung ke Australia, travellers tidak hanya akan berfoto di depan Opera House tetapi dapat mempelajari juga sejarahnya, mengelilingi Kota Melbourne dengan bersepeda, menonton pertunjukan seni atau berbelanja di pasar tradisional," tutur Bernard.

Negara-negara tujuan wisata yang dibidik program ini pun menyambut baik paket yang diberikan. "Sesuai tagline Australia, Undiscover, maka sebenarnya banyak destinasi wisata yang bisa digali wisawatan. Bukan itu-itu saja. Ini sinergi yang positif. Ada banyak pengalaman yang bisa dilakukan di sebuah destinasi," timpal Scott Walker, Country Manager, Singapore & Indonesia, Tourism Australia.

Respons positif juga disampaikan Liew Chian Jia, Manager, Trade Marketing Malaysia & Indonesia, Hong Kong Tourism Board. "Ini konsep yang baru dan kami sambut baik karena banyak destinasi di Hong Kong yang belum tereksplotrasi dan kaum milenial juga butuh pengalaman berbeda," ucapnya.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak